Kementerian BUMN Pantau Infrastruktur di Banten Pasca Tsunami

Kamis, 27 Desember 2018 - 02:14 WIB
Kementerian BUMN Pantau...
Kementerian BUMN Pantau Infrastruktur di Banten Pasca Tsunami
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus memantau infrastruktur di Bantan Pasca Tsunami. Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian BUMN Hambra Samal bersama sejumlah rombongan melakukan tinjauan lapangan ke daerah terdampak bencana di Provinsi Banten pada Rabu (26/12).

"Kunjungan kita kali ini adalah untuk memantau daerah yang sempat terdengar terisolir, yakni di daerah Sumur. Alhamdulillah meskipun jalannya tidak bagus, namun rombongan bisa sampai disini," tutur Hambra lewat keterangan resmi di Jakarta, Rabu (26/12).

Lanjut dia menerangkan, pihaknya juga memberi perhatian khusus pada infrastruktur yang berada di wilayah ini. “Saat ini pembersihan area bencana adalah yang prioritas, agar arus lalu lintas bantuan bisa menjangkau daerah yang terjauh sekalipun. Hari ini kami meminta Pertamina agar bisa menyiagakan BBM untuk kebutuhan alat berat yang beroperasi membersihkan puing-puing terdampak tsunami," ungkapnya.

Selanjutnya, kementerian juga akan mendata beberapa infrastruktur yang rusak agar dapat dibangun kembali. Sementara Plt General Manager Security & General Affair Syarif Rahman menyatakan, bantuan dari BUMN juga terus kami upayakan untuk disebar ke daerah yang membutuhkan.

“Saat ini kami terus berusaha untuk menjangkau wilayah Sumur, khususnya di wilayah Taman Jaya. Tim offroader yag tergabung dalam otomotif Krakatau Steel malam ini akan bergerak menembus hingga ke Taman Jaya. Posko bantuan akan dibuka disana," ujar Syarif.

Taman Jaya merupakan wilayah terujung Selatan Kecamatan Sumur yang berbatasan dengan Taman Nasional Ujung Kulon, tempat habitat badak endemik bercula satu. Sebelumnya, lanjut Syarif juga digunakan kapal laut KN Edam milik Kementerian Perhubungan setempat untuk mengangkut bantuan ke wilayah Sumur. Kapal ini memiliki bobot mati 900 ton dengan membawa 30 ton

“Kapal saat ini sudah mendarat di pelabuhan Sumur dengan transhipment (pemindahan muatan) menggunakan kapal nelayan karena dermaga Sumur yang hancur. Selanjutnya kapal ini juga akan menuju Taman Jaya," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BMKG Ungkap Sudah 10...
BMKG Ungkap Sudah 10 Kali Tsunami Terjadi di Selat Sunda
4 Tsunami Dahsyat yang...
4 Tsunami Dahsyat yang Pernah Menghantam Daratan Indonesia
Hasil Pemodelan BMKG,...
Hasil Pemodelan BMKG, Tsunami di Selat Sunda Akibat Gempa Magnitudo 8,7 Bisa Sampai Jakarta
Sejarah Gempa dan Tsunami...
Sejarah Gempa dan Tsunami di Selat Sunda, 1903 Paling Dahsyat
BNPB Gelontorkan Dana...
BNPB Gelontorkan Dana Rp114 M Percepat Rehab Pascatsunami Selat Sunda
Ancaman Megathrust dan...
Ancaman Megathrust dan Tsunami Selat Sunda hingga Jakarta, BPBD Mitigasi Bencana
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
6 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
6 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
7 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
7 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
7 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved