Tahun Depan, Sri Mulyani Fokuskan Penguatan Transaksi Berjalan

Senin, 31 Desember 2018 - 11:10 WIB
Tahun Depan, Sri Mulyani...
Tahun Depan, Sri Mulyani Fokuskan Penguatan Transaksi Berjalan
A A A
JAKARTA - Pemerintah mengantisipasi risiko-risiko yang ada dan memperkuat fundamental ekonomi guna menopang kondisi perekonomian nasional di tahun 2019. Salah satunya, penguatan posisi Transaksi Berjalan tetap akan memperoleh perhatian yang besar di tahun depan.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, bakal terus berkoordinasi dengan stakeholder dan Bank Indonesia untuk bisa mengendalikan defisit transaksi berjalan. "Koordinasi akan terus diperkuat antara Pemerintah dan Bank Indonesia untuk mendorong ekspor dan menekan impor guna mengendalikan defisit transaksi berjalan berada di bawah 3% terhadap PDB," ujar Sri Mulyani seperti dikutip APBN Kita di Jakarta, Senin (30/12/2018).

Lebih lanjut, terang dia struktural sektor riil juga tetap diperlukan untuk meningkatan daya saing, perbaikan iklim investasi, dan pembangunan infrastruktur strategis untuk menopang keberlanjutan pertumbuhan ekonomi.

"Pemerintah telah meluncurkan Paket Kebijakan Ekonomi XVI, yang memuat antara lain revisi Fasilitas Pengurangan Pajak Penghasilan Badan (tax holiday) untuk mendorong investasi langsung pada industri perintis dari hulu hingga hilir guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan penguatan pengendalian devisa dengan pemberian insentif perpajakan," terang dia.

Mantan Direktur Bank Dunia ini menyebutkan melalui kewajiban untuk memasukkan devisa hasil ekspor (DHE) dari ekspor barang-barang hasil sumber daya alam (pertambangan, perkebunan, kehutanan, dan perikanan) bakal mengendalikan defisit transaksi berjalan. "Insentif perpajakan yang diberikan berupa pemberian tarif final Pajak Penghasilan atas deposito. Kewajiban untuk memasukkan DHE ini tidak menghalangi keperluan perusahaan yang bersangkutan untuk memenuhi kewajiban-kewajiban valas," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bank Indonesia Optimis...
Bank Indonesia Optimis Defisit Transaksi Berjalan di Bawah 2%
Ini Faktor Bikin Defisit...
Ini Faktor Bikin Defisit Transaksi Berjalan 1,4% dari PDB
Impor Turun, Defisit...
Impor Turun, Defisit Transaksi Berjalan Kuartal I/2020 di Bawah 1,5%
Defisit Transaksi Berjalan...
Defisit Transaksi Berjalan Tembus USD2,2 M di Kuartal I-2024
BI Proyeksi Defisit...
BI Proyeksi Defisit Transaksi Berjalan 2020 Capai 1,5%
Defisit Transaksi Berjalan...
Defisit Transaksi Berjalan Kuartal I 2020 Akan Rendah, Dibawah 1,5% PDB
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
8 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
9 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
9 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
9 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
9 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
10 jam yang lalu
Infografis
8 Peristiwa Besar di...
8 Peristiwa Besar di Indonesia Sepanjang Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved