Sri Mulyani Soroti Pajak Masih Jadi Bahasan Sensitif

Senin, 14 Januari 2019 - 17:40 WIB
Sri Mulyani Soroti Pajak...
Sri Mulyani Soroti Pajak Masih Jadi Bahasan Sensitif
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menilai pajak masih menjadi bahasan sensitif bagi masyarakat Indonesia. Pasalnya jika masyarakat Indonesia mendengar kata pajak, hal itu membuatnya pusing atau bahkan ketakutan.

(Baca Juga: E-commerce Kini Kena Pajak, Berikutnya Giliran Selebgram dan Youtuber )
Padahal, menurutnya Pajak sendiri merupakan instrumen yang penting dalam pembangunan Ekonomi Indonesia. Sebab, penerimaan pajak yang tinggi bakal meningkatkan infrastruktur di Indonesia.

“Masih sangat sensitif di Indonesia, karena kalau orang dengar pajak itu kepalanya langsung korslet, dia sudah tidak bisa mikir, tidak bisa diajak ngomong. Pokoknya dia takut langsung khawatir saja, padahal kita memungut pajak dengan tema sangat hati-hati," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Senin (14/1/2019).

Lebih lanjut mantan Direktur Bank Dunia itu juga menekankan tidak akan sembarangan dalam menarik kewajiban perpajakan kepada masyarakat. Pasalnya pajak merupakan instrumen yang perlu ditingkatkan. "Saya tentu sebagai Menteri Keuangan, kita bisa menata Indonesia menjadi jauh lebih baik tanpa merusak pondasinya," paparnya.

Hal tersebut terkait dengan penerbitan pajak bagi e-commerce yang dinilai olehnya bentuk penataan pemerintah agar bisa bersaing dengan negara lain. "Indonesia ini destinasi investasi yang luar biasa menarik, karena kita populasinya besar, dan keinginan connect terhadap ekonomi digital itu sangat tinggi. Oleh karena itu Amazon ingin masuk ke sini, dari sisi unicorn di Indonesia yang sudah masuk mampu meng-establish suatu keunggulan kompetitif dari Indonesia," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tingkatkan Transparansi,...
Tingkatkan Transparansi, PLN-Ditjen Pajak Integrasi Data Perpajakan
Perkuat Sistem Perpajakan,...
Perkuat Sistem Perpajakan, Ditjen Pajak Gandeng LG CNS dan Deloitte Consulting
Menyoal Korupsi Perpajakan
Menyoal Korupsi Perpajakan
Perbaikan Coretax, DJP...
Perbaikan Coretax, DJP Kemenkeu Ungkap Update Kondisi Terkini 
Kasus Suap Pajak, Ditjen...
Kasus Suap Pajak, Ditjen Imigrasi Cegah 2 ASN Ditjen Pajak
Viral Pegawai Pajak...
Viral Pegawai Pajak Lakukan KDRT, DJP: Sudah Ditangani Polisi
Berita Terkini
Rupiah Ditutup Melemah,...
Rupiah Ditutup Melemah, Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS
15 menit yang lalu
Isu PHK Massal Karyawan...
Isu PHK Massal Karyawan Bikin Heboh! Dasco Panggil Menaker, TikTok dan Tokopedia
59 menit yang lalu
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
1 jam yang lalu
IHSG Sesi I Tergelincir...
IHSG Sesi I Tergelincir ke 5.864, Nilai Transaksi Cetak Rp4,7 Triliun
3 jam yang lalu
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
5 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
6 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved