Transaksi Komoditi Kini Lebih Nyaman Pakai Smartphone

Sabtu, 19 Januari 2019 - 16:06 WIB
Transaksi Komoditi Kini...
Transaksi Komoditi Kini Lebih Nyaman Pakai Smartphone
A A A
JAKARTA - Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (Indonesia Commodity and Derivatives Exchange/ICDX) menyatakan, kini jual-beli komoditi dapat dilakukan dengan mudah dan nyaman. GOFX dapat ditransaksikan melalui berbagai platform seperti smartphone dan desktop.

Direktur ICDX Megain Widjaja mengatakan, GOFX telah dipersiapkan untuk memberi kemudahan dan kenyamanan bagi penggunanya dalam bertransaksi. "Masyarakat dapat melakukan jual-beli komoditi kapan pun dan di mana pun dalam waktu yang singkat," ujarnya di Jakarta, kemarin.

Dia menambahkan, pasar perdagangan GOFX dibuka hampir 24 jam sehari, sehingga pergerakan harga yang bisa terjadi kapan saja dapat diantisipasi penggunanya. Sementara, potensi nilai transaksi ditaksir minimal bisa USD200 juta per hari atau 20% dari rata-rata di luar bursa USD1 miliar per hari dengan potensi meningkat ketika fluktuasi semakin tinggi.

"Itu besar sekali untuk zaman volatilitas ini, potensi luar biasa kalau di luar bursa bisa USD1 miliar per hari, masa 20% sampai dengan 40% tidak bisa," katanya.

Megain mengaku yakin dengan pasar yang ada dan sedang digarap bersama dengan broker yang udah siap untuk bisa dicapai kesepakatan bersama. "Ini semua penyelesaian secara tunai pakai indeks, pakai harga dunia jadi tidak macam-macam dengan minimal USD10.000 per lot di kita, diluar USD1 juta per lot pemula transaksi," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
ICDX Resmi Memperdagangkan...
ICDX Resmi Memperdagangkan Kontrak Minyak Mentah WTI
Dualisme Bursa Bukan...
Dualisme Bursa Bukan Sebab Anjloknya Harga Timah
Pandemi Bikin Volatilitas...
Pandemi Bikin Volatilitas Harga Komoditi Tinggi, Produk Derivatif Jadi Solusi
ICDX Proyeksikan Volume...
ICDX Proyeksikan Volume Perdagangan Emas Digital Tembus 25 Juta Gram di 2025
Derivatif Keuangan Geser...
Derivatif Keuangan Geser dari Bappebti ke OJK dan BI, Begini Respons ICDX dan ICH
Mendag Ajak Masyarakat...
Mendag Ajak Masyarakat Manfaatkan Perdagangan Berjangka Komoditas
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
9 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
9 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
10 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
10 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
10 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
11 jam yang lalu
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved