Indonesia Miliki Masa Depan Swasembada Daging Melalui Belgian Blue

Minggu, 20 Januari 2019 - 21:27 WIB
Indonesia Miliki Masa...
Indonesia Miliki Masa Depan Swasembada Daging Melalui Belgian Blue
A A A
BOGOR - Sapi Belgian Blue yang dikembangkan Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan) dinilai mampu membawa Indonesia swasembada daging di tahun tahun mendatang. Jenis sapi dari Belgia ini sangat produktif dari performa postur dan pertambahan bobotnya.

"Sampai Desember 2018 ini, sudah lebih dari 100 ekor kelahiran sapi Belgian Blue hasil inseminasi buatan dan transfer embrio," kata Yanyan Setiawan, Kepala seksi Pelayanan Teknis Pemeliharaan Ternak saat ditemui di Kandang Indukan BET Cipelang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (20/1/2019).

Menurut Yanyan, sapi ini adalah rumpun sapi potong kelompok bos taurus yang memiliki keunggulan konformasi perototan dan persentase karkas yang tinggi, yakni sekitar 20%.

"Kandungan lemak sapi ini juga relatif rendah karena memiliki efisiensi penggunaan pakan yang baik. Belum lagi potensi produksi karkas yang tinggi sehingga bagus untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat Indonesia," katanya.

Yanyan mengatakan, pengembangan sapi ini merupakan intruksi langsung dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebagai upaya pemenuhan kebutuhan daging dan bibit sapi unggul secara nasional.

"Ini bukan sapi biasa, pertambahan bobot badannya tinggi sekali, per hari bisa mencapai 1 kilogram hingga 1,5 kilogram," terangnya.

Meski demikian, pengembangan sapi Belgian Blue masih bersifat terbatas karena hanya ada di 11 UPT. Hal ini dilakukan karena masih ada beberapa kajian yang perlu dilakukan oleh peneliti dan tim pakar pendukung seperti Badan Litbang Pertanian, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, dan perguruan tinggi.

Kepala Pelayanan Teknis Produksi dan Aplikasi, BET Cipelang, Ilyas, mengatakan sapi-sapi keturunan Belgian ini nantinya akan dikembangkan hingga ke seluruh pelosok Indonesia, dengan catatan sudah mendapat rekomendasi dari Komisi Bibit.

"Komisi Bibit merekomendasikan sperma Belgian Blue boleh diedarkan, apabila mampu produksi pada tahun 2019. Sebab, sapi ini ditargetkan mampu produksi secara besar-besaran pada 2021 akhir dan sudah siap produksi semen beku di 2022," katanya.

Lebih dari itu, kata Ilyas, Balai Embrio Ternak Cipelang sudah bisa memproduksi sperma sapi Belgian Blue dalam waktu dekat. Pencapaian ini dianggap sebagai keberhasilan sekaligus menunjukkan pengembangan sapi Belgian Blue di Indonesia memberi hasil positif.

"Saat ini, pejantan Belgian Blue sudah siap diproduksi spermanya, untuk sapi murni, kita punya Gatot Kaca, kalau untuk silangan ada lima ekor sapi pejantan," katanya.

Mengenai hal ini, Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Sugiono, mengatakan pihaknya akan kembali melakukan kajian untuk mendapatkan data akurat soal tumbuh kembangnya Belgian Blue.

"Kita sudah kaji dan hasilnya bagus. Tapi akan kita kaji lagi di tingkat peternak agar datanya akurat. Apabila sudah bagus manajemennya, baru kita distribusikan ke masyarakat," katanya.

Sugiono berharap pengembangan sapi ini terus ditingkatkan sebagai salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi daging sapi dalam negeri yang memiliki kebutuhan cukup tinggi.

"Sapi Belgian Blue memiliki bobot lebih besar dibanding sapi pada umumnya. Oleh karena itu diharapkan dapat meningkatkan produksi daging sapi dalam negeri," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Genjot Populasi Sapi...
Genjot Populasi Sapi BB, Penuhi Protein Hewani
Kementan Terus Berupaya...
Kementan Terus Berupaya Kembangkan Sapi Galician Blonde
Kementan Distribusikan...
Kementan Distribusikan Sapi Pesisir ke Bengkalis dan Mentawai
Sapi Wagyu, Penuhi Kebutuhan...
Sapi Wagyu, Penuhi Kebutuhan Daging Indonesia
Kementan Dorong Pengembangan...
Kementan Dorong Pengembangan Sumber Daya Ternak Lokal Sapi Pasundan
Mentan Dorong Sulsel...
Mentan Dorong Sulsel Jadi Lokomotif Ternak Sapi Kerbau Nasional
Berita Terkini
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
31 menit yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
2 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
3 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
3 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
5 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
6 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved