Rupiah Awal Pekan Dibuka Ambruk ke Level Rp14.212/USD

Senin, 21 Januari 2019 - 10:17 WIB
Rupiah Awal Pekan Dibuka...
Rupiah Awal Pekan Dibuka Ambruk ke Level Rp14.212/USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan awal pekan, Senin (21/1/2019) dibuka ambruk hingga menyentuh level Rp14.212/USD setelah akhir pekan kemarin sempat membaik. Kejatuhan mata uang Garuda pada awal pekan keempat Januari, mengiringi laju stabil USD di dekat level tertinggi dua minggu.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka merosot tajam menjadi Rp14.212/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah tidak lebih baik dibandingkan posisi perdagangan Jumat, kemarin di level Rp14.182/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi juga menyusut di level Rp14.200/USD dengan pergerakan harian Rp14.170 hingga Rp14.210/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal keterpurukan rupiah, setelah sebelumnya parkir di Rp14.175/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange terkapar ke level Rp14.210/USD dibandingkan akhir pekan kemarin pada posisi Rp14.177/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.205-Rp14.212/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Dolar bergerak stabil di dekat posisi tertinggi dua minggu terhadap enam mata uang utama lainnya pada sesi perdagangan Senin. Laju Dolar didukung oleh pemulihan berkelanjutan dalam risiko investor yang mendorong imbal hasil obligasi AS lebih tinggi.

Indeks dolar, yang mengukur kekuatannya terhadap enam mata uang utama, stabil pada posisi 96,315 setelah naik menjadi 96,394 persen di hari Jumat, atau menjadi yang terkuat sejak 4 Januari.

Berharap mencairnya ketegangan perdagangan AS-China, Federal Reserve terdengar lebih dovish dan optimisme bahwa Inggris dapat menghindari Brexit tanpa kesepakatan. Hal itu telah memicu kembalinya selera risiko investor, yang sempat membeku sangayt mendalam pada bulan Desember di tengah penurunan pasar ekuitas global.

Sementara Dolar turun 0,15% ke level 109,62 saat berhadapan dengan Yen Jepang untuk mengambil jeda setelah naik ke posisi tertinggi tiga minggu di 109,895 pada hari Jumat. Greenback telah naik lebih dari 1% terhadap mata uang Jepang pekan lalu.

Euro sendiri berada di tempat yang lebih tinggi pada level 1,1373 saat melawan USD, tetapi dalam jangkauan dekat dari posisi terendah dua pekan yakni 1,1353 pada akhir pekan kemarin. Selanjutnya Pounds lebih rendah 0,1% menjadi 1,2857 versus Dolar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
5 jam yang lalu
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
5 jam yang lalu
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
6 jam yang lalu
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
6 jam yang lalu
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
6 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
8 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved