Rupiah Akhir Pekan Dibuka Mixed, Pounds Menuju Level Tertinggi

Jum'at, 25 Januari 2019 - 10:48 WIB
Rupiah Akhir Pekan Dibuka...
Rupiah Akhir Pekan Dibuka Mixed, Pounds Menuju Level Tertinggi
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Jumat (25/1/2019) dibuka variatif, meski begitu mata uang Garuda masih tertekan bila melihat data JISDOR BI. Pergerakan stabil rupiah mengiringi Poundsterling yang terus rally menuju level tertinggi.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka tertekan menjadi Rp14.163/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah masih rentan hingga berbalik memerah dibandingkan sebelumnya Rp14.141/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah justru meningkat ke posisi Rp14.170/USD. Rupiah menunjukkan perlawanan di akhir bulan Januari 2019 untuk menjadi sinyal negatif ketika kemarin bertengger pada level Rp14.195/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi merangkak naik di level Rp14.150/USD dengan pergerakan harian Rp14.140 hingga Rp14.165/USD. Peringkat tersebut membaik bila dibandingkan sebelumnya di posisi Rp14.165/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange berbalik merosot hingga Rp14.156/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp14.148/USD. Menjelang akhir pekan rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.150-Rp14.167/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Poundsterling rally ke level tertinggi pada perdagangan Jumat setelah Partai Unionis Demokrat Irlandia Utara memutuskan untuk menawarkan dukungan bersyarat untuk kesepakatan Brexit terhadap Perdana Menteri Theresa May minggu depan.

Pounds sendiri telah berada di bawah tekanan selama beberapa minggu terakhir seiring ketidakpastian negosiasi Brexit, periode di mana pesimisme tumbuh terhadap ekonomi global mendorong investor ke arah safe-haven dolar. Laporan tersebut mengangkat pound 0,3% menjadi 1,3107 terhadap dolar di awal perdagangan Asia.

Sementara Euro berada di dekat posisi terendah pertengahan Desember yakni pada level 1,1304 versus USD. Analis memperkirakan lebih banyak tekanan karena kebijakan moneter diyakini akan tetap akomodatif di kawasan euro selama tahun ini. Indeks dolar, yang mengukur nilainya versus enam mata uang utama, naik sedikit di 96,52.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
2 jam yang lalu
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
2 jam yang lalu
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
2 jam yang lalu
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
3 jam yang lalu
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
5 jam yang lalu
Infografis
Jadwal MotoGP Indonesia...
Jadwal MotoGP Indonesia 2022 di Sirkuit Mandalika Akhir Pekan Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved