Senjata Baru Ritel Online

Minggu, 03 Februari 2019 - 10:17 WIB
Senjata Baru Ritel Online
Senjata Baru Ritel Online
A A A
Seiring perkembangan pesat platform digital yang makin luas dan kompleks, tantangan di masa depan juga makin beragam. Kebangkitan platform digital telah mendisrupsi tatanan kehidupan dengan mengonfigurasi ulang penciptaan sumber daya baru dengan skala yang lebih efisien serta berbasis data untuk membentuk lingkaran umpan balik dalam komunitas.

Model bisnis dari platform digital yang menggunakan teknologi untuk menghubungkan orang, organisasi, dan sumber daya dalam ekosistem interaktif, di mana jumlah nilai yang luar biasa dapat dibuat dan dipertukarkan. Teknologi inti yang digunakan platform digital juga semakin meluas seperti mobile, QR code, biometrik, hingga digital workplace dan intelligence data analytics.

“Infrastruktur utama dari platform digital terletak dalam teknologi Cloud. Dewasa ini banyak korporasi mengadopsi teknologi Cloud baru, yakni SD-WAN (Hybrid Cloud) yang menawarkan fleksibilitas, latensi lebih unggul, dan lebih aman,” ujar Agus F Abdillah, chief of product & service officer Telkomtelstra, saat menjadi pembicara dalam Forum Future Commerce Indonesia 2019 Cloud Computing and Content Marketing di Jakarta .

Agus menjelaskan Hybrid Cloud dapat menjawab tantangan masa depan terkait business intelligence analytics yang didukung dengan keamanan data. Di sektor ritel misalnya tantangan masa depan dapat berupa membangun advanced big data analytics serta bagaimana mengamankan data di data center lokal yang mampu digabungkan dengan data lain secara global.

Di sisi lain, sektor ritel juga menghadapi tantangan masa depan yakni pemanfaatan jumlah pelanggan yang menggunakan telepon seluler untuk berinteraksi dengan merek serta mengintegrasikan dengan automated customer service.

Solusi tantangan masa depan di sektor ritel antara lain modernisasi data gudang dengan advanced big data analytics serta analisis instan terhadap sentimen sosial dan umpan balik pelanggan. Kemudian, mengamankan hasil business intelligence analytics yang sensitif di data center lokal.

Ketua Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI) Alex Budiyanto dalam kesempatan yang sama menjelaskan, di masa depan peran data akan menjadi sentral dan fundamental. Bukan hanya bagi platform digital, data juga akan menjadi aset terbesar bagi industri dan bangsa ini. Seluruh data tersebut akan terhubung dengan Cloud Computing.

“Kami ingin mengampanyekan bahwa Cloud Computing merupakan sentral dari Revolusi Industri 4.0 karena jika kita melihat perkembangan teknologi dalam Revolusi Industri 4.0, semua akan terhubung dengan Cloud Computing,” ungkapnya.

Menurut dia, internet of things (IoT) akan mengirimkan data ke Cloud, artificial intelligence dan big data analytics merupakan jasa yang terhubung dengan Cloud. “Ini merupakan kampanye penting karena jika kita berbicara Industri 4.0, kita akan bicara Cloud Computing karena Cloud merupakan aspek fundamental dalam perjalanan Revolusi Industri 4.0,” ucapnya. (Anton C)
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rayakan 185 Tahun Bangun...
Rayakan 185 Tahun Bangun 17.000 Toko! Watsons Hadirkan Apresiasi dan Promo Spesial
Berawal dari Iseng-iseng...
Berawal dari Iseng-iseng Jual Baju Bekas, Kini Punya 700 Ribu Pelanggan
Banyak Negara Digembok,...
Banyak Negara Digembok, Penjualan Ritel Online Global Melesat 19%
Kolaborasi MPPA dan...
Kolaborasi MPPA dan GrabMart Hadirkan Pengalaman Belanja Baru di Tengah Covid
Belanja Online atau...
Belanja Online atau Offline? Super Dept Store Ini Tawarkan Fleksibilitas Berbelanja
Watsons 8.8 Shopathon...
Watsons 8.8 Shopathon Shopping Marathon Kembali Digelar
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
36 menit yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
1 jam yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
2 jam yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
2 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
2 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved