Kementan Canangkan Gerakan Gemar Tanam dan Konsumsi Buah-Sayuran Lokal

Minggu, 03 Februari 2019 - 22:11 WIB
Kementan Canangkan Gerakan...
Kementan Canangkan Gerakan Gemar Tanam dan Konsumsi Buah-Sayuran Lokal
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) tengah mencanangkan gerakan gemar tanam dan konsumsi buah-buahan dan sayuran guna mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan dan lahan tidur sehingga berdampak pula pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Direktur Jenderal Hortikultura, Kementan, Suwandi mengatakan, melalui festival hortikultura yang digelar kemarin, Sabtu (2/2), Kementan optimis dapat mewujudkan program gerakan tanam dan konsumsi tersebut. Kabupaten Pandeglang merupakan salah satu daerah yang sangat berpotensi tinggi dalam pengembangan hortikultura yakni buah dan sayuran.

"Festival hortikultura sangat bagus, semua pelaku pertanian dan usaha kumpul di sini. Berbagai kegiatan dalam festival, sesuai arahan Menteri Pertanian Andi Amran sulaiman, saya namakan gerakan tanam dan konsumsi sayuran dan buah lokal," demikian dikatakan Suwandi di Jakarta, Minggu (3/2/2019).

Sambung dia menjelaskan kegiatan tanam buah dan sayuran di samping dalam hamparan lahan skala luas, juga tanam di kebun pekarangan bahkan untuk cabai dan sayuran lainnya bisa ditanam di teras rumah perkotaan dalam polibag.

Menurutnya, untuk mensukseskan program tanam dan konsumi buah dan sayuran, dapat juga melalui langkah nyata yakni dengan menghimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) bidang pertanian, baik yang ada di pusat maupun daerah untuk tanam buah dan sayuran di kebun dan pekarangan rumahnya. "Gemar mengonsumsi buah dan sayuran lokal kaya akan vitamin dan mineral untuk kesehatan dan stamina tubuh," ujarnya.

Dirjen termuda lingkup Kementan ini menyebutkan bantuan yang diberikan Kementan yakni dengan memfasilitasi benih buah dan sayuran serta sarana pendukungnya. Hasil panen buah dan sayuran diarahkan untuk diolah dalam berbagai macam jenis olahan dan diracik secara menarik sehingga digemari para generasi milenial. "Misalnya buah durian, alpukat atau pisang diolah menjadi penganan seperti piza, kue kering, dodol, kripik serta aneka jus," sebutnya.

Untuk diketahui, pada Festival Hortikultura ini para kelompok wanita tani di Pandeglang sangat kreatif. Hal ini terlihat dari olahan makanan berbahan dasar dari buah - buahan lokal. Seperti puding, sosis, dodol, dan masih banyak lagi olahan makanan yang berbahan dasar buah - buahan yang disajikan.

Sementara itu, Bupati Pandeglang, Irna Narulita menyambut baik pencanangan program tanam dan konsumsi buah dan sayuran tersebut. Pasalnya, pengembangan hortikultura merupakan harapan besar bagi masyarakat Pandeglang karena banyak yang bergerak di sub sektor hortikultura khususnya buah dan sayuran.

"Kami punya semangat yang tinggi dan banyak belajar dari Kabupaten lain yang telah sukses. Jadi kita terus dorong dan akan ada pengelompokan daerah strategis dalam pengembangan hortikultura," tutur Irna.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Produksi Buah Nusantara...
Produksi Buah Nusantara Meningkat, Tapi Belum Mampu Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri
Produk Pestisida dan...
Produk Pestisida dan Pupuk Ramah Lingkungan Disiapkan Nara Kupu Village
Ini 5 Manfaat Makan...
Ini 5 Manfaat Makan Banyak Buah dan Sayuran Berwarna Hijau
Mangga Food Estate Diyakini...
Mangga Food Estate Diyakini Mampu Bersaing di Pasar Timteng dan Eropa
Buavita Gelar Kampanye...
Buavita Gelar Kampanye AyoMinumBuah
Buah Asal RI Makin Diminati,...
Buah Asal RI Makin Diminati, Mentan Ungkap Ekspor Manggis Melejit
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
57 menit yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
2 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
2 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved