Data Impor Jagung Ditemukan Ombudsman Masih Ada Peningkatan

Senin, 04 Februari 2019 - 15:22 WIB
Data Impor Jagung Ditemukan...
Data Impor Jagung Ditemukan Ombudsman Masih Ada Peningkatan
A A A
JAKARTA - Ombudsman RI mengutarakan, temuannya soal kebijakan impor jagung dalam empat tahun terakhir yang dilakukan pemerintah. Menurutnya terdapat data yang tidak akurat, ketika impor jagung diklaim telah mengalami penurunan.

Komisioner Ombudsman Ahmad Alamsyah Saragih mengatakan, isu poltik membuat impor jagung tidak sesuai dengan data yang diperoleh. Pasalnya, masih ada lonjakan impor jagung yang dilakukan pemerintah

"Ada pengurangan impor menjadi 1,3 ton, tapi ternyata beberapa perusahaan pakan mengimpor gandum sampai 2 ton. Ini seolah-olah kita mencapai target swasembada, tapi ini politik pengalihan impor kepada komoditas yang tidak terlalu sensitif," ujar Ahmad di Jakarta, Senin (4/2/2019)

Sambung dia menambahkan, pemerintah diminta bertindak cepat menghitung kebutuhan jagung dalam negeri. Hal ini agar mengantisipasi perkembangan kenaikan harga di tingkat internasional.

"Maka pemerintah dengan cepat harus menghitung kebutuhan dengan mengantisipasi perkembangan harga internasional. Karena kalau tanpa kuota, itu kan bisa tiba tiba, kita lagi asik pilpres, asyik pemilu tahu -ahu kebanjiran jagung nanti," jelasnya.

Saat ini, Indonesia mengimpor jagung untuk kebutuhan pakan ternak. Untuk kurun waktu 2015-2018. Jumlah impor hanya mencapai 5,7 juta ton, lebih rendah dibandingkan 2010-2014 meencapai 12,9 juta ton.

Penurunan drastis terjadi pada tahun 2016 karena Pemerintah membatasi impor jagung hanya 1,3 juta ton dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 3,3 juta ton dengan alasan produksi dalam negeri meningkat dan sebagai upaya melindungi petani.

Namun demikian pembatasan impor jagung untuk pakan telah menyebabkan impor gandum untuk pakan meningkat. Selisih impor gandum total dengan kebutuhan industri makanan adalah impor untuk pakan. Tidak ada penjelasan yang pasti dari Pemerintah atas kebijakan ini.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Pangan RI Butuh...
Industri Pangan RI Butuh 1,6 Juta Ton Jagung di Tahun 2022, Pasokan Masih Seret
Panen Jelang Akhir Tahun,...
Panen Jelang Akhir Tahun, Petani Jagung Untung Besar
Ini Biang Kerok Harga...
Ini Biang Kerok Harga Jagung Kerap Melambung
Hasil Panen Minim, Harga...
Hasil Panen Minim, Harga Jagung di Gowa Naik
Data Stok Jagung Disebut...
Data Stok Jagung Disebut Tak Valid, Pataka Minta BPS Turun Tangan
Protes Rencana Impor,...
Protes Rencana Impor, Petani di Lombok Buang Jagung ke Jalan Raya
Berita Terkini
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
32 menit yang lalu
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
43 menit yang lalu
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
45 menit yang lalu
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
1 jam yang lalu
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
1 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved