Bisnis Properti Diyakini Akan Rebound pada Tahun Ini

Selasa, 05 Februari 2019 - 18:25 WIB
Bisnis Properti Diyakini...
Bisnis Properti Diyakini Akan Rebound pada Tahun Ini
A A A
JAKARTA - Bisnis properti tahun ini diyakini akan kembali menggeliat pascapilpres April 2019. Namun demikian, rebound tersebut diperkirakan tidak panjang karena cenderung kembali tertekan oleh berbagai faktor hingga tahun 2021.

"Tahun ini hingga tahun 2021 akan ditandai dengan jenis-jenis properti yang uptrend seperti lowrise apartment, permintaan 3-4 kamar, logistic park/gudang mini dan co-working space/virtual office di luar CBD). Sedang yang downtrend antara lain townhouse di Jabodetabek, kondotel dan office grade C," kata pengamat properti F Rach Suherman, dalam keterangan resmi, di Jakarta, Selasa (5/2/2019).

Selanjutnya, kata dia, kaum milenial belum akan menikmati insentif pasar sehingga masih akan jadi penonton lagi. Daya beli yang masih rendah dan prioritas belanja yang belum untuk membeli rumah, tidak akan membuat pengembang menyasar pangsa ini secara spesifik. Karena itu, dia menilai pasar optimis tumbuh tetapi tidak signifikan atau melandai, seperti masa tahun 2010-2013 lalu.

Dia melanjutkan, keterlibatan anak usaha Lippo Group melalui PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) dalam pembangunan rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dinilai membantu dalam program sejuta rumah yang di gagas pemerintah. "Peran Lippo Cikarang dalam pembangunan rumah murah sangat bermanfaat bagi masyarakat, meski margin di bisnis ini kecil sehinga tidak menarik bagi lebih banyak pengembang," kata dia.

Menurutnya, Lippo sebagai perusahaan properti dinilai tetap kuat dalam pengembangan bisnisnya, meksi digoyang dari kasus Meikarta. "Mereka sedang mengalami musim gugur tetapi ada musim lain yang akan mampu dilalui," ujarnya.

Sementara itu, anggota Komisi V DPR Yoseph Umarhadi mengatakan, pembangunan rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga swasta sebagai pengembang. Pembangunan rumah murah, kata dia, tidak hanya bisnis semata tetapi juga merupakan nilai tanggung jawab sosial perusahaan. "Rumah murah bagi MBR jadi tanggung jawab juga pengembang agar kesenjangan backlog perumahan bisa ditekan," ujarnya.
Pembangunan rumah murah merupakan amanat UU Tapera di mana di dalam undang-undang tersebut ada semangat gotong royong bagi semua pengembang untuk menghadirkan rumah menengah kelas bawah.

Dia mengakui saat ini pembangunan rumah murah bagi MBR oleh pengembang masih minim. Ini dikarenakan lemahnya penegakan hukum karena pengembang lebih memilih membayar kompensasi ketimbang memenuhi kewajiban membangun rumah murah karena harga tanah yang makin mahal tiap tahunnya. "Namun yang pasti, saat ini masih banyak pengembang besar yang belum menyasar pembangunan proyek rumah murah," pungkasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hari Properti Nasional...
Hari Properti Nasional Kembali Hadir dengan Konsep Festival
Properti Tetap Prospektif...
Properti Tetap Prospektif di 2024, Pengembang Bidik Pasar Rumah Tapak
Meneropong Peran Sektor...
Meneropong Peran Sektor Properti terhadap Pertumbuhan Ekonomi Tahun Depan
Potensi Tinggi, Properti...
Potensi Tinggi, Properti Bidik Masyarakat Penghasilan di Bawah Rp4 Juta
Menawarkan Produk Properti...
Menawarkan Produk Properti Tidak Hanya Bagi Konsumen, Tapi Juga Pebisnis hingga Agen
Indonesia Properti Expo...
Indonesia Properti Expo 2022 Menampilkan 315 Proyek Properti
Berita Terkini
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
21 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
37 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
44 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
48 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
49 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved