Pertumbuhan Ekonomi Inggris Paling Lambat sejak 2012

Selasa, 12 Februari 2019 - 14:05 WIB
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Inggris Paling Lambat sejak 2012
A A A
LONDON - Ekonomi Inggris tumbuh melambat pada level tahunan paling parah dalam enam tahun sepanjang 2018, lalu setelah terjadi kontraksi tajam di bukan Desember. Tercatat pertumbuhan ekonomi Inggris di 2018 mencapai 1,4% atau lebih rendah dari 1,8% pada 2017 dan menyentuh level terendah sejak 2012 berdasarkan data resmi Kantor Statistik Nasional (ONS).

Seperti dilansir BBC, ONS menyalahkan penurunan output pabrik dan produksi mobil untuk perlambatan yang menimpa ekonomi Inggris, di antara faktor-faktor lainnya. Kondisi ini mengikuti prediksi sebelumnya yang menerangkan perlambatan Negeri Ratu Elizabeth bakal terus berlajut di 2019 seiring ketidakpastian negosiasi Brexit dan pelemahan ekonomi global.

Menurut ONS, pertumbuhan triwulanan juga melambat, dimana turun menjadi 0,2% dalam tiga bulan hingga Desember 2018. Raihan tersebut lebih rendah dari 0,6% dalam tiga bulan hingga September. Namun, Menteri Keuangan Inggris Philip Hammond mengatakan, data menunjukkan ekonomi tetap "kuat secara fundamental" dan Ia menegaskan belum melihat ada sinyal akan terjadi krisis.

Sementara itu mata uang Inggris, Poundsterling turun sepertiga sen menjadi di bawah 1,29 terhadap USD setelah kabar tersebut. "PDB melambat dalam tiga bulan terakhir tahun ini dengan produsen mobil dan produk baja mengalami penurunan tajam dan konstruksi juga menurun. Namun, layanan terus tumbuh dengan sektor kesehatan, konsultan manajemen, dan semuanya berjalan baik," ujar Kepala PDB dari ONS Rob Kent-Smith.

ONS mengatakan angka-angka tersebut mencerminkan perlambatan di sejumlah industri, karena kekhawatiran terkait Brexit membebani keputusan pengeluaran bisnis. Pada kuartal terakhir tahun lalu, manufaktur mobil menurun pada tingkat tertajam hanya di bawah satu dekade, yakni tergelincir 4,9%. Konstruksi turun 0,3% sementara investasi bisnis turun 1,4%.

Sementara sektor jasa dominan Inggris terus berkembang, pertumbuhan melambat menjadi 0,4% setelah kinerja yang kuat selama musim panas. Angka pertumbuhan 1,4% untuk 2018 adalah yang terendah sejak 2012, ketika ekonomi juga tumbuh sebesar 1,4%. Terakhir kali ekonomi berperforma lebih buruk dari ini adalah pada tahun 2009.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menanti Gebrakan Ekonomi...
Menanti Gebrakan Ekonomi PM Inggris Rishi Sunak
Keuangan Inggris Terburuk...
Keuangan Inggris Terburuk Sejak 1945, Menkeu Baru Rachel Reeves Salahkan Pendahulunya
Ekonomi Inggris di Ambang...
Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?
Inggris Masih Resesi,...
Inggris Masih Resesi, Ekonominya Minus 9,6 Persen pada Kuartal III
5 Fakta Resesi Ekonomi...
5 Fakta Resesi Ekonomi Inggris dan Apa Saja Dampaknya
Ekonomi Inggris Jatuh...
Ekonomi Inggris Jatuh ke Dalam Resesi pada Akhir 2023
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved