Rupiah Berakhir Tak Berdaya di Tengah Kejayaan Dolar

Selasa, 12 Februari 2019 - 16:48 WIB
Rupiah Berakhir Tak...
Rupiah Berakhir Tak Berdaya di Tengah Kejayaan Dolar
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Selasa (12/2/2019) masih tak berdaya menghadapi tekanan, untuk melengkapi raihan negatif sepanjang hari ini. Tren pelemahan rupiah mengiringi kejayaan dolar yang masih berada di kisaran level terbaiknya dalam 2019.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah jatuh menjadi Rp14.065/USD dibandingkan sebelumnya Rp14.035/USD. Pergerakan harian rupiah pada hari kedua pekan ini berada di posisi Rp13.991 hingga Rp14.095/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga merosot ke level Rp14.067/USD dibandingkan sesi kemarin Rp14.034/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.040-Rp14.097/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah tidak lebih baik di posisi Rp14.070/USD. Angka ini menunjukkan mata uang Garuda masih tak berdaya, dibandingkan kemarin pada level Rp14.030/USD.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona merah menjadi Rp14.088/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah balik terpuruk dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp13.995/USD.

Sementara itu Dolar AS bertahan pada posisi tertinggi dua bulan dan dolar Australia meningkat pada perdagangan Selasa, seperti dilansir Reuters. Harapan kemajuan dalam pembicaraan dagang antara Amerika Serikat dan China serta kesepakatan tentatif untuk menghindari shut down atau penutupan pemerintah federal AS jadi sentimen.

Sebagai informasi anggota parlemen AS mencapai kesepakatan tentang pendanaan keamanan perbatasan yang dapat membantu mencegah penutupan sebagian pemerintah federal yang akan dimulai pada hari Sabtu, untuk kemudian memicu kenaikan saham Asia. Di sisi lain negosiasi babak baru Beijing dan Washington dimulai awal pekan ini.

Melawan enam mata uang utama rival lainnya, dolar secara umum stabil pada level 96,986 setelah naik ke level tertinggi sejak pertengahan Desember di posisi 97,117 pada sesi sebelumnya. Pasar keuangan telah diguncang oleh ketegangan perdagangan selama setahun terakhir, dengan sentimen bisnis global terpukul ketika aktivitas pabrik dan pertumbuhan ekonomi tertekan.

Kenaikan dolar dalam beberapa hari terakhir juga telah dipicu oleh meningkatnya kehati-hatian terhadap prospek saingan utamanya, terutama euro dan pound Inggris. Data Eropa yang lemah telah menjadi sentimen negatif terhadap mata uang tunggal. Pada hari Selasa, euro bertahan di dekat level terendah dalam dua setengah bulan di level 1,1267 terhadap dolar pada sesi sebelumnya.

Selanjutnya Poundsterling bergerak mendatar menjadi 1,2878 versus USD sebelum pernyataan Perdana Menteri Theresa May kepada anggota parlemen. Dengan hanya beberapa minggu sebelum Inggris meninggalkan Uni Eropa secara resmi pada 29 Maret, investor semakin khawatir bahwa kesepakatan Brexit mungkin tidak akan selesai pada waktunya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
2 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
2 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
3 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
3 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Kalahkan Haaland
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved