IHSG Dibuka Berbalik Menguat Tipis, Bursa Asia Menghijau
Rabu, 13 Februari 2019 - 09:44 WIB
IHSG Dibuka Berbalik Menguat Tipis, Bursa Asia Menghijau
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan tengah pekan, Rabu (13/2/2019) dibuka berbalik menguat, meski tidak terlalu besar saat bursa Asia kebanyakan masih nyaman di jalur positif. IHSG sesi pagi menguat 25,70 poin menjadi 6.452,02.
Sementara pada perdagangan kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup memerah sendirian pada akhir perdagangan, Selasa (12/2) seiring bursa utama Asia lainnya melonjak dipimpin indeks Jepang. Hingga sesi sore, IHSG ditutup jatuh 68,68 poin atau 1,06% ke level 6.426,33.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia pagi ini tercatat sebesar Rp100 miliar dengan 225 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing minus Rp12,17 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp40,13 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp27,96 miliar. Tercatat 123 saham naik, 14 saham turun dan 95 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) naik Rp1.225 menjadi Rp82.000, PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) bertambah Rp100 menjadi Rp5.450 dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) meningkat Rp100 menjadi Rp7.500.
Saham lainnya dengan pelemahan yakni PT Kimia Farma Tbk. (KAEF) turun Rp90 menjadi Rp2.850, PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) menyusut Rp90 ke posisi Rp2.560, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) jatuh Rp75 menjadi Rp24.750.
Di sisi lain pasar saham Asia sebagian besar menguat pada perdagangan, Rabu pagi di tengah sentimen positif terkait pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat dan China. Indeks Nikkei Jepang memperpanjang keuntungan dari sebelumnya dengan kenaikan 1,37% untuk mengiringi lompatan indeks Topix mencapai 0,89%.
Selanjutnya bursa saham daratan China terlihat lebih tinggi untuk mengawali perdagangan tengah pekan. Tercatat komposit Shenzhen naik 0,199% sedangkan Komposit Shanghai menyusut usai kehilangan lebih dari 0,1%. Sementara indeks Kospi merambat naik, meski tidak terlalu besar yakni hanya 0,4%.
Bursa patokan Australia, ASX 200 mengurangi keuntungan sebelumnya untuk kemudian tergelincir 0,15%. Perusahaan minyak Beach Energy melonjak 5,92% usai mengumumkan peningkatan pendapatan penjualan dan perbaikan pedoman dalam laporan setengah tahun untuk tahun keuangan 2019.
Sementara pada perdagangan kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup memerah sendirian pada akhir perdagangan, Selasa (12/2) seiring bursa utama Asia lainnya melonjak dipimpin indeks Jepang. Hingga sesi sore, IHSG ditutup jatuh 68,68 poin atau 1,06% ke level 6.426,33.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia pagi ini tercatat sebesar Rp100 miliar dengan 225 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing minus Rp12,17 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp40,13 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp27,96 miliar. Tercatat 123 saham naik, 14 saham turun dan 95 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) naik Rp1.225 menjadi Rp82.000, PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) bertambah Rp100 menjadi Rp5.450 dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) meningkat Rp100 menjadi Rp7.500.
Saham lainnya dengan pelemahan yakni PT Kimia Farma Tbk. (KAEF) turun Rp90 menjadi Rp2.850, PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) menyusut Rp90 ke posisi Rp2.560, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) jatuh Rp75 menjadi Rp24.750.
Di sisi lain pasar saham Asia sebagian besar menguat pada perdagangan, Rabu pagi di tengah sentimen positif terkait pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat dan China. Indeks Nikkei Jepang memperpanjang keuntungan dari sebelumnya dengan kenaikan 1,37% untuk mengiringi lompatan indeks Topix mencapai 0,89%.
Selanjutnya bursa saham daratan China terlihat lebih tinggi untuk mengawali perdagangan tengah pekan. Tercatat komposit Shenzhen naik 0,199% sedangkan Komposit Shanghai menyusut usai kehilangan lebih dari 0,1%. Sementara indeks Kospi merambat naik, meski tidak terlalu besar yakni hanya 0,4%.
Bursa patokan Australia, ASX 200 mengurangi keuntungan sebelumnya untuk kemudian tergelincir 0,15%. Perusahaan minyak Beach Energy melonjak 5,92% usai mengumumkan peningkatan pendapatan penjualan dan perbaikan pedoman dalam laporan setengah tahun untuk tahun keuangan 2019.
(akr)
Lihat Juga :