Penguatan Dolar Memudar, Rupiah Sesi Pagi Bangkit Perlahan

Rabu, 13 Februari 2019 - 10:21 WIB
Penguatan Dolar Memudar,...
Penguatan Dolar Memudar, Rupiah Sesi Pagi Bangkit Perlahan
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) mengawali perdagangan, Rabu (13/2/2019) dengan penguatan tipis setelah dalam beberapa hari terakhir tertekan cukup dalam. Rupiah dalam sesi pagi tengah pekan hari ini mencoba memanfaatkan memudarnya penguatan dolar terhadap rival-rivalnya.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka menguat menjadi Rp14.027/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah mulai balik melawan untuk mematahkan kinerja buruk kemarin Rp14.088/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga melaju pada zona hijau ke posisi Rp14.030/USD. Rupiah menunjukkan penguatan pada tengah pekanuntuk menjadi sinyal perbaikan usai sebelumnya parkir di level Rp14.070/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi juga merayap menjadi Rp14.027/USD atau sedikit lebih baik dengan pergerakan harian Rp14.015 hingga Rp14.085/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal kebangkitan rupiah, setelah kemarin menyusut Rp14.065/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange melesat ke level Rp14.305/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp14.416/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.305-Rp14.380/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters hari ini, dolar berangsur lebih rendah terhadap rival-rivalnya seiring meningkatnya ekspektasi terobosan untuk memecahkan kebuntuan perdagangan antara Amerika Serikat dan China. Sentimen tersebut membuat investor melirik euro dan mata uang Asia.

Euro naik 0,1% menjadi 1,1334 terhadap dolar, sementara dolar Australia dan dolar kiwi masing-masing menguat 0,1% menjadi 0,7102 dan 0,6742 saat berhadapan dengan dolar AS.

Indeks dolar, yang mengukur nilainya versus enam mata uang utama lainnya, sedikit lebih rendah di posisi 96,65 setelah kehilangan 0,35% pada perdagangan Selasa, kemarin. Selain itu dolar juga terlihat mendatar versus Yen Jepang menjadi 110,50.

Pada tempat lain, Poundsterling sedikit lebih tinggi dalam awal perdagangan Asia ke level 1,2896 melawan USD. Para pelaku pasar berharap Pounds Inggris tetap stabil selama beberapa minggu mendatang.

Inggris sendiri akan meninggalkan Uni Eropa pada 29 Maret tanpa kesepakatan kecuali jika Perdana Menteri Theresa May dapat membujuk blok tersebut untuk mengubah kesepakatan perceraian yang dia sepakati tahun lalu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
1 jam yang lalu
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
1 jam yang lalu
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
1 jam yang lalu
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
2 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved