Rupiah Dibuka Anjlok Jadi Rp14.093/USD, Euro Dihantam Dolar

Kamis, 14 Februari 2019 - 10:41 WIB
Rupiah Dibuka Anjlok...
Rupiah Dibuka Anjlok Jadi Rp14.093/USD, Euro Dihantam Dolar
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Kamis (14/2/2019) dibuka merosot untuk kembali anjlok ke level Rp14.093/USD ketika sebelumnya sempat mencuatkan sinyal pemulihan. Kejatuhan rupiah mengiringi kebangkitan dolar untuk mendekati level tertinggi tiga bulan terhadap euro.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka menyusut menjadi Rp14.093/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah kembali terpuruk dibandingkan posisi perdagangan kemarin di level Rp14.027/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga lebih rendah ke posisi Rp14.095/USD. Rupiah menunjukkan tak berdaya di pertengahan bulan Februari 2019 untuk menjadi sinyal negatif setelah sebelumnya bertengger di level Rp14.045/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi tergelincir menjadi Rp14.090/USD dengan pergerakan harian Rp14.024 hingga Rp14.095/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal kemerosotan rupiah, setelah sebelumnya tertahan pada posisi Rp14.055/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange memburuk di level Rp14.095/USD dibandingkan kemarin pada posisi Rp14.059/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.070-Rp14.095/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Dolar bertahan di dekat level tertinggi 3 bulan terhadap euro pada perdagangan hari Kamis, diuntungkan dari kekuatan yang berkelanjutan dalam inflasi inti AS dan data yang lemah dari Eropa. Sementara itu Greenback terpantau telah terpukul awal tahun ini dari pergeseran sikap Federal Reserve yang menjadi lebih hati-hati.

Indeks dolar yang mengukur nilainya versus enam mata uang utama lainnya, sedikit lebih tinggi di level 97,20 setelah naik 0,5% dalam sesi sebelumnya. Indeks telah rally 1,7% sepanjang bulan ini, setelah dua bulan berturut-turut mengalami kerugian.

Hal ini kontras dengan gejolak euroim dimana dalam indeks dolar, telah jatuh 1,63% bulan ini saat data ekonomi yang lebih lemah dari zona euro yang di luar prediksi serta harapan Bank Sentral Eropa akan tetap sangat akomodatif tahun ini.

Pada tempat lain, Yen Jepang terpantu stabil di posisi 110,95. Dolar telah menguat terhadap saingan Jepangnya dalam beberapa pekan terakhir, atau naik 1,9% sejauh ini di Februari. Analis percaya bahwa permintaan Jepang untuk obligasi luar negeri adalah salah satu faktor yang menyebabkan melemahnya yen.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
1 jam yang lalu
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
1 jam yang lalu
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
1 jam yang lalu
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
2 jam yang lalu
Infografis
7 Kombes Pecah Bintang...
7 Kombes Pecah Bintang Jadi Brigjen Dalam Mutasi Polri Januari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved