Mengurangi Emisi Karbon dengan Menggenjot Industri Mobil Listrik

Kamis, 21 Februari 2019 - 02:35 WIB
Mengurangi Emisi Karbon...
Mengurangi Emisi Karbon dengan Menggenjot Industri Mobil Listrik
A A A
JAKARTA - Indonesia akan menerapkan pembangunan rendah karbon dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2045. Pembangunan rendah emisi bukan lagi sebuah opsi, melainkan keharusan untuk mencapai target mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 29%.

"Sekarang ada peluang nyata bagi Indonesia untuk lebih menguatkan perencanaan pembangunan rendah karbon dalam rencana pembangunan jangka menengah dan jangka panjangnya," ugkap Christiana Figueres, Pemrakarsa (Convenor) Mission 2020 dan Sekretaris Eksekutif UNFCCC (United Nations Framework Convention on Climate Change), lembaga PBB yang mengurusi masalah perubahan iklim dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (20/2/2019).

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, mengatakan pemerintah sudah berupaya memasukkan pembangunan rendah karbon menjadi mainstream di RPJMN. Namun hingga saat ini, pemerintah belum menerbitkan Peraturan Presiden soal perencanaan pembangunan rendah karbon.

Aturan tersebut semestinya membantu pemerintah. Pada periode selanjutnya mengimplementasikan pembangunan rendah karbon yang terangkum di dalam RPJMN.

"Salah satu kebijakan untuk mendukung pembangunan rendah karbon ialah memperkuat penerapan energi terbarukan. Indonesia sejauh ini memiliki lima sumber energi terbarukan, yakni panas bumi, angin, tenaga surya, bioenergi, serta air," tegas Bambang.

Pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk mengurangi emisi GRK sejak Indonesia menjadi tuan rumah COP 13 pada tahun 2007, dan sekarang bertujuan untuk mencapai target pengurangan emisi sebesar 29% (dengan dana pemerintah), dan hingga 41% apabila dengan dukungan internasional pada tahun 2030.

"Ini menunjukkan bahwa pembangunan rendah karbon bukan hanya program pemerintah, tetapi akhirnya juga menjadi kebutuhan para pelaku non-pemerintah. Bersama-sama kita dapat mencapai target pengurangan emisi nasional kita”, kata Dicky Edwin Hindarto, dari Yayasan Mitra Hijau (YMH) yang merupakan pendiri Jejaring Indonesia Rendah Emisi (JIRE).

Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Harjanto, mengatakan langkah strategis sudah dipersiapkan secara bertahap menuju produksi mobil atau sepeda motor listrik yang berdaya saing di pasar domestik maupun ekspor.

"Bahkan dalam hal ini, kita menargetkan produksi mobil listrik (molis) dapat tembus 20% dari produksi nasional di tahun 2025 sebanyak 400.000 unit," kata Harjanto.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Tekankan Pentingnya Program Pemberdayaan Berbasis Data
Partisipasi Kementerian...
Partisipasi Kementerian PPN/Bappenas - Pavillion Indonesia di GPDRR 2022
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Buka Lowongan Kerja, Yuks Cek Posisi dan Persyaratannya!
Masuk 10 Besar, Tim...
Masuk 10 Besar, Tim PPD Kementerian PPN-Bappenas Mulai Nilai Sulsel
Menteri PPN/Bappenas...
Menteri PPN/Bappenas Ungkap Pentingnya Reindustrialisasi
Berkat Verifikasi TKDN...
Berkat Verifikasi TKDN 47,5%, Wuling BinguoEV Dapat Insentif PPN
Berita Terkini
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
12 menit yang lalu
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
27 menit yang lalu
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
1 jam yang lalu
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
1 jam yang lalu
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
2 jam yang lalu
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved