Perum Perikanan Indonesia Fokus Bidik Pasar Jepang dan AS

Jum'at, 22 Februari 2019 - 18:13 WIB
Perum Perikanan Indonesia...
Perum Perikanan Indonesia Fokus Bidik Pasar Jepang dan AS
A A A
JAKARTA - Perum Perikanan Indonesia (Perindo) tengah fokus menggarap pasar ekspor pada kuartal pertama 2019 ini. Tujuan ekspor utama yang menjadi target Perindo di awal tahun ini yakni Jepang dan Amerika Serikat.

Perum Perindo berhasil menggaet perusahaan asal Osaka, Jepang yakni Alpha Marine Japindo Co. Ltd. Keduanya sepakat menjalin kerja sama jual beli ikan berjenis tuna segar loin skinless sebesar 210 ton dengan valuasi 3,12 juta Dolar AS.

Hal ini merupakan tindak lanjut dari ajang pameran tahunan produk dan industri pendukung perikanan terbesar di wilayah Jepang Barat, Osaka Seafood Show 2019 pada 20-21 Februari 2019.

Kesepakatan kerja sama tersebut tertuang dalam Sales Contract yang ditandatangani oleh Direktur Utama Perum Perindo Risyanto Suanda dan Presiden Direktur Alpha Marine Japindo Co. Ltd Tetsuji Okamoto pada Jumat, 22 Februari 2019 di Osaka. Penandatanganan ini disaksikan oleh Konjen KJRI Osaka, Mirza Nurhidayat.

Dirut Perum Perindo Risyanto Suanda menuturkan, tanda tangan kontrak dengan Alpha Marine Japindo Co. Ltd akan memperkuat posisi Perum Perindo di pasar Jepang. Pasalnya Perum Perindo juga telah lebih dulu menyuplai ikan ke perusahaan di Tokyo yakni Musashi Industry Co. Ltd.

“Suplai ke perusahaan di Tokyo berjalan awal tahun ini dan sekarang kami juga suplai ke perusahaan di Osaka. Secara bisnis, ini tentu menambah revenue dan margin Perum Perindo,” katanya di Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Dengan memasok ikan untuk kebutuhan ekspor, lanjut dia, peran Perum Perindo ke nelayan juga otomatis meningkat. Pasalnya, ikan tuna yang dijual ke Osaka dibeli dari nelayan di Ternate, Ambon, Bitung, dan wilayah-wilayah lain di Indonesia timur.

Risyanto optimistis mampu memenuhi permintaan dari Alpha Marine Japindo Co.Ltd. Dia berharap volume ekspor ke buyer luar negeri dapat ditingkatkan lebih banyak lagi.

Selain Alpha Marine Japindo Co. Ltd, Perum Perindo juga memasok ikan ke perusahaan asal Tokyo, Musashi Industry Co. Ltd. Realisasi ekspor ke Musashi Industry dilakukan pada awal 2019. Musashi Industry meminta jenis ikan tuna loin skinless beku bervolume 600 ton dengan nilai 3,3 juta dolar AS.

Pada awal februari lalu, Representative Director Musashi Industry menyambangi Indonesia untuk melihat langsung sentra-sentra ikan Perum Perindo di Sulawesi. Tujuannya, untuk memastikan ikan yang akan diekspor ke perusahaannya dalam kondisi baik.

Selain dua perusahaan yang sudah menandatangani sales contract, satu perusahaan lagi, Company One Co., Ltd juga berniat membeli ikan dari Perum Perindo. Presiden Direktur Company One Norihiro Shimaoka menyampaikan langsung ke Dirut Perum Perindo Risyanto Suanda saat bertemu di ajang Forum Bisnis yang diadakan KJRI Osaka di sela-sela Osaka Seafood Show.

Shimaoka menyatakan minat impor rutin satu kontiner tuna beku per bulan melalui Perum Perindo. Minggu lalu, Shimaoka dan tim bahkan sudah datang ke kantor Perum Perindo di Muara Baru, Jakarta.

Dalam catatan Perum Perindo, transaksi ekspor ke Jepang pada 2018 sebanyak 298,7 ton atau USD4,45 juta. Negeri Sakura merupakan salah satu negara tujuan eskpor Perum Perindo selain Amerika Serikat, Timur Tengah dan beberapa negara di Eropa.

Tak hanya di Negeri Sakura, pada kuartal yang sama di tahun ini, Perum Perindo menjalin kerja sama degan perusahaan yang berbasis di Negeri Paman Sam, ATA Group Companies Inc.

Keduanya sepakat bekerjasama dalam hal perdagangan dan pengembangan bisnis perikanan. ATA Group Companies Inc membeli ikan dari Perum Perindo senilai 150 juta Dolar AS. Jenis produk perikanan yang diminati yaitu kerapu, udang, kepiting dan tuna. Presiden Direktur ATA Group Companies Inc., Rajesh Tari juga telah melihat langsung sentra perikanan Perum Perindo di Lampung, Natuna, Makasar dan Cilacap.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
KKP Berikan Stimulus...
KKP Berikan Stimulus Bagi Pembudidya Ikan
Dorong Industrialisasi...
Dorong Industrialisasi Rumput Laut Nasional Demi Genjot Nilai Ekspor
Berita Terkini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
22 menit yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
40 menit yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
1 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
2 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
2 jam yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
2 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved