Sepikiran dengan Ahmad Zaky, Guru Besar Ini Dorong Anggaran Riset Digenjot

Minggu, 24 Februari 2019 - 17:01 WIB
Sepikiran dengan Ahmad...
Sepikiran dengan Ahmad Zaky, Guru Besar Ini Dorong Anggaran Riset Digenjot
A A A
JAKARTA - Dorongan agar pemerintah meningkatkan anggaran penelitian dan pengembangan (research and development/R&D) masih bermunculan. Kali ini, desakan muncul dari Guru Besar FMIPA ITB Hendra Gunawan yang menilai pemerintah harus segera meningkatkan anggaran riset dan pengembangan seiring langkah Indonesia memasuki era revolusi industri 4.0.

Hendra menyoal anggaran R&D yang saat ini hanya sekitar 0,08% dari produk domestik bruto (PDB) negara ini. Menurut dia, anggaran R&D setidaknya harus mencapai 1% dari PDB. "Jika ingin jadi negara maju, anggaran risetnya harus 1% dari PDB," ujar Hendra saat dihubungi media, akhir pekan ini.

Saat ini, PDB Indonesia sekitar USD1 triliun atau setara Rp14.000 triliun, sehingga dengan kebutuhan 1% untuk R&D, anggaran penelitian dan pengembangan yang harusnya dikucurkan negara mencapai Rp140 triliun (sekitar USD10 miliar).

Hendra menegaskan, anggaran riset ini sangat berguna untuk meningkatkan daya saing bangsa. Pemerintah, tegas dia, harus serius dalam mengembangkan anggaran riset ini . Jika tidak, lanjutnya, peningkatan ekonomi tak akan mudah dicapai.

Sebelumnya, persoalan minimnya anggaran riset ini sempat menjadi sorotan berkat cuitan CEO Bukalapak Achmad Zaky yang menyebutkan anggaran riset Indonesia terlalu kecil. Menurutnya, peningkatan anggaran riset dan pengembangan dibutuhkan agar Indonesia siap menghadapi revolusi industri 4.0.

"Omong kosong industri 4.0 kalau budget R&D; negara kita kaya gini (2016, in USD) 1. AS 511 B (billion); 2. China 451 B; 3 Jepang 165 B; 4. Jerman 118 B; 5. Korea 91 B; 11. Taiwan 33 B; 14. Australia 23 B; 24. Malaysia 10 B; 25. Spore 10 B; 43. Indonesia 2 B," tulis Zaky di cuitannya beberapa waktu lalu.

Zaky mengatakan bahwa pada prinsipnya ia sangat memperhatikan kemajuan industri teknologi di Indonesia. Ia sangat berharap agar investasi dalam bidang riset dan SDM tingkat tinggi bisa menjadi salah satu pendorong kemajuan Indonesia.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Peluncuran Pusat Riset...
Peluncuran Pusat Riset dan Pengembangan Pertanian Bayer Juara di Klaten
Salah Tafsir Dana Riset...
Salah Tafsir Dana Riset Rp272 Miliar, Ini Penjelasan Kepala BRIN
Ganjar akan Naikkan...
Ganjar akan Naikkan Anggaran Riset dan Inovasi
Dimulainya Kolaborasi...
Dimulainya Kolaborasi Pengembangan Riset Ilmiah dan Pengujian Lingkungan
LG Electronics Akan...
LG Electronics Akan Pindahkan Pabrik dan R&D dari China ke Indonesia
8 Fakta All New Honda...
8 Fakta All New Honda Civic Type R, Mobil Honda Termahal dan Tercepat di Indonesia
Berita Terkini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
41 menit yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
51 menit yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
1 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
2 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
2 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved