Rupiah Berakhir Tak Berdaya Saat Dolar Bergerak Mendatar

Senin, 04 Maret 2019 - 17:01 WIB
Rupiah Berakhir Tak...
Rupiah Berakhir Tak Berdaya Saat Dolar Bergerak Mendatar
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Senin (4/3/2019) masih tak berdaya untuk melengkapi raihan negatif sepanjang sesi awal pekan. Tren kejatuhan rupiah mengiringi pergerakan dolar yang cenderung mendatar dan Yuan China merayap tipis.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah di sesi akhir perdagangan terkapar ke level Rp14.125/USD dibandingkan penutupan sebelumnya Rp14.115/USD. Rupiah sepanjang hari ini bergerak pada level Rp14.107 hingga Rp14.150/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona merah dengan berada pada level Rp14.149/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah merosot dari posisi perdagangan akhir pekan kemarin Rp14.111/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg terlihat terus tergerus, pada perdagangan spot exchange ambruk menjadi Rp14.130/USD dibandingkan Jumat, kemarin Rp14.120/USD. Rupiah awal pekan bergerak di kisaran Rp14.115-Rp14.155/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah seakan tak berdaya usai anjlok sangat dalam ke posisi Rp14.145/USD untuk terus memperlihatkan sinyal pelemahan. Posisi ini memburuk dibandingkan sebelumnya, meski sedikit membaik dari sesi siang.

Sementara itu seperti dilansir Reuters, dolar mengkonsolidasikan kenaikan pada perdagangan awal pekan setelah membukukan kenaikan bulanan terbesar dalam empat bulan. Hal itu karena volatilitas rendah mendorong investor untuk membeli mata uang, terutama terhadap yen.

"Berdasarkan penyesuaian risiko, dolar masih terus menjadi mata uang investasi paling menarik terhadap mata uang utama," kata Valentin Marinov, kepala penelitian G10 FX dari Credit Agricole yang berbasis di London.

Dolar diperdagangkan pada level 111,96 saat melawan Yen Jepang untuk mendekati level tertinggi 10 minggu di posisi 112,08 pada hari Jumat, kemarin. Dengan volatilitas yang diperkirakan tetap rendah, hedge fund juga telah menempatkan mata uang negara berkembang tertekan terhadap dolar.

Kabar bahwa Amerika Serikat dan China mungkin mencapai kesepakatan resmi pada pertemuan puncak sekitar 27 Maret, mendatang telah mendorong saham lebih tinggi dan membuat para pelaku pasar untuk membeli Yuan China dan mata uang proxy lainnya seperti dolar Australia.

Yuan China naik 0,25% menjadi 6,6986 terhadap dolar dalam perdagangan awal pekan serta mendekati posisi tertinggi dalam tujuh bukan lalu yakni 6,6737. Terhadap sekeranjang enam mata uang pesaing utama lainnya, dolar terlihat cenderung mendatar di posisi 96,52. Sepanjang Februari, dolar telah meningkat 0,4% serta menjadi kenaikan bulanan terbesar sejak Oktober 2018.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
8 menit yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
34 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
55 menit yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
1 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
2 jam yang lalu
PGE Raih Fasilitas Pendanaan...
PGE Raih Fasilitas Pendanaan USD75 Juta Percepat Proyek Panas Bumi
2 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved