Kurs Rupiah Ditutup Mendatar Iringi Kejatuhan Euro ke Level Terendah

Selasa, 05 Maret 2019 - 16:58 WIB
Kurs Rupiah Ditutup...
Kurs Rupiah Ditutup Mendatar Iringi Kejatuhan Euro ke Level Terendah
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Selasa (5/3/2019) ditutup mendatar atau tidak jauh dari kisaran level penutupan hari sebelumnya. Perlawanan mata uang Garuda mengiringi kejatuhan euro dan dolar Kanada saat dolar menguat secara luas.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah di sesi akhir perdagangan stagnan pada level Rp14.105/USD atau berada pada posisi yang sama dibandingkan penutupan sebelumnya. Rupiah sepanjang hari ini bergerak pada level Rp14.115 hingga Rp14.150/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau dengan berada pada level Rp14.146/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah mendaki dari posisi perdagangan sebelumnya Rp14.149/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg terlihat mulai balik melawan, pada perdagangan spot exchange merayap ke level Rp14.127/USD dibandingkan awal pekan, kemarin Rp14.130/USD. Rupiah dalam perdagangan hari kedua pekan ini bergerak pada kisaran Rp14.127-Rp14.154/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah melaju mendatar untuk bertengger ke posisi Rp14.145/USD untuk terus memperlihatkan sinyal penguatan. Posisi ini masih sama dari penutupan, Senin kemarin.

Di sisi lain, Euro jatuh menuju level terendah satu pekan pada perdagangan Selasa seiring penguatan dolar yang terus meluas dan investor mulai berhati-hati menjelang pertemuan Bank Sentral Eropa pada hari Kamis, mendatang. ECB menghadapi tekanan yang berkembang untuk menjawab pertanyaan tentang bagaimana melindungi ekonomi zona euro dari perlambatan yang berkepanjangan.

Harapan bahwa bank sentral akan menunda kenaikan suku bunga sampai tahun depan dan segera meluncurkan kembali pinjaman jangka panjang kepada bank telah memberikan tekanan pada euro, yang telah jatuh 1,2% terhadap dolar tahun ini.

Euro tercatat lebih rendah 0,2% ke posisi 1,1318 saat melawan dolar dan telah menyentuh posisi terendah 7 hari dari 1,1309 pada hari Senin. Di tempat lain, dolar Kanada jatuh ke level terendah dalam lebih dari lima minggu di tengah harapan bahwa bank sentral mendekati titik balik kebijakan dan ketika kekhawatiran tumbuh atas skandal politik yang telah memicu pengunduran diri anggota kabinet.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa Selama Periode Libur Sekolah 2026
8 menit yang lalu
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
47 menit yang lalu
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
2 jam yang lalu
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
3 jam yang lalu
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
4 jam yang lalu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
4 jam yang lalu
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved