Pembangunan Infrastruktur Dukung Properti Bertumbuh

Rabu, 06 Maret 2019 - 10:52 WIB
Pembangunan Infrastruktur...
Pembangunan Infrastruktur Dukung Properti Bertumbuh
A A A
JAKARTA - Pembangunan infrastruktur dan perumahan rakyat menjadi fokus utama pemerintah selama empat tahun terakhir ini. Hal itu diwujudkan dengan memberikan porsi anggaran yang cukup besar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pada 2019, pemerintah menganggarkan dana APBN untuk infrastruktur sebesar Rp415 triliun, naik 1,04% dari anggaran infrastruktur tahun lalu. Anggaran tersebut antara lain akan digunakan untuk pembangunan jalan sepanjang 1.835 km maupun jembatan sepanjang 37.177 meter. Pemerintah juga melanjutkan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera dengan panjang 299 km dan pembangunan jalan tol baru sejumlah 16 proyek pada 2019 dan 12 proyek pada 2018.

Country Manager Rumah.com Marine Novita menjelaskan, pembangunan infrastruktur, khususnya di bidang transportasi, sangat menunjang berkembangnya industri properti di Indonesia.

“Seiring semakin majunya sarana transportasi di kotakota besar di Indonesia, orang semakin menyadari praktisnya beraktivitas menggunakan transportasi umum, terutama aktivitas reguler seperti ke kantor. Di Jabodetabek, misalnya, mereka yang rumah dan kantornya dekat stasiun commuterline memilih transportasi umum, meskipun punya mobil. Selain praktis, menggunakan transportasi umum juga relatif lebih hemat,” tuturnya.

Kecenderungan ini juga ditunjukkan Rumah.com Property Affordability Sentiment Index pada paruh I/2018, yang memperlihatkan bahwa 61% dari 1.000 responden menganggap jarak hunian terhadap sarana transportasi umum, seperti halte atau stasiun, sebagai faktor yang sangat penting sebelum memutuskan membeli hunian.

Survei ini dilakukan terhadap responden yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia. Pembangunan infrastruktur juga menjadi stimulus pertumbuhan suplai hunian karena wilayah-wilayah yang tadinya dianggap antah-berantah menjadi terasa lebih mudah dijangkau.

“Sebagai contoh, Kecamatan Serpong di Tangerang Selatan kini tumbuh menjadi salah satu kawasan hunian favorit. Sekarang Bekasi yang dulu dijauhi mulai semakin diminati setelah pembangunan sejumlah jalan tol dan light rail transit (LRT),” katanya.

Sejumlah pengembang pun tidak ragu memasarkan propertinya dengan menjual kedekatan terhadap transportasi umum. Citra Maja Raya, misalnya. Kawasan hunian seluas 2.000 hektare ini dibangun berbasis transit oriented development (TOD) dengan Stasiun Maja sebagai simpul transportasi (hub). Konsep TOD bertujuan mengintegrasikan dan mendekatkan transportasi massal dengan kawasan hunian sehingga memungkinkan mobilitas yang tidak tergantung pada kendaraan pribadi dan terbebas dari kemacetan.

Contoh lainnya adalah kawasan Jakarta Timur. Rumah.com Property Index mencatat kenaikan indeks harga properti Jakarta Timur meningkat 48% sejak awal 2015 atau dimulainya pembangunan LRT hingga akhir 2018. Kenaikan ini hampir dua kali lipat kenaikan indeks harga properti DKI Jakarta secara keseluruhan yang mencapai 27%.

Marine menjelaskan, kenaikan harga properti di kawasan Bekasi sejak 2015 hingga kuartal terakhir 2018 tercatat 27%. Kenaikan ini menyamai kenaikan harga properti di DKI Jakarta secara keseluruhan. Ini menunjukkan bahwa kawasan-kawasan yang terdapat pembangunan infrastruktur mengalami akselerasi kenaikan harga yang menyamai wilayah Ibu Kota.

Direktur Eksekutif INDEF Enny Sri Hartati menilai saat ini ketertinggalan infrastruktur di Tanah Air masih jauh di belakang negara lain. Hal itu juga tecermin melalui terbatasnya minat investasi.

“Dengan banyaknya kebutuhan infrastruktur, harus ada skala prioritas. Ini bisa dilakukan kalau ada perencanaan matang. Bukan apa yang dibangun, tapi butuh apa, lalu berapa opportunity cost-nya,” ungkapnya. Dia mengaku bukan tidak setuju dengan percepatan pembangunan infrastruktur. Hanya, harus ada studi kelayakan yang benar-benar komprehensif. (Rendra Hanggara)
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Sektor Properti...
Pertumbuhan Sektor Properti dan Infrastruktur Mendongkrak Permintaan Sealant
IHSG Ditutup Terbang...
IHSG Ditutup Terbang 1,4%, Sektor Infrastruktur, Teknologi, dan Properti Menghijau
Sektor Properti Berkontribusi...
Sektor Properti Berkontribusi 13,6 Persen Pada Pertumbuhan Ekonomi di Tahun 2020
Diskusi Bedah Potensi...
Diskusi Bedah Potensi Properti di tahun 2022
Sambut Ibu Kota Negara...
Sambut Ibu Kota Negara Baru, Pusat Informasi Terintegrasi Diluncurkan
Undang Komunitas Otomotif,...
Undang Komunitas Otomotif, Triniti Land Sambut 12 Tahun Anniversary
Berita Terkini
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
22 menit yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
42 menit yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
1 jam yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
2 jam yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
2 jam yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
3 jam yang lalu
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved