Aset Capai Rp8.000 Triliun, Rini Tekankan Pentingnya BUMN Holding

Selasa, 12 Maret 2019 - 21:09 WIB
Aset Capai Rp8.000 Triliun,...
Aset Capai Rp8.000 Triliun, Rini Tekankan Pentingnya BUMN Holding
A A A
BANDA ACEH - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno kembali menekankan perlunya pembentukan holding pada semua sektor BUMN. Holding BUMN diharapkan meningkatkan sinergi untuk memajukan ekonomi bangsa.

Menurut Rini, BUMN memiliki potensi dan kekuatan sangat besar. Sayangnya, adanya persaingan sengit antar BUMN perbankan malah berakhir munculnya kerugian negara. Namun hal itu, saat ini mulai dikurangi, sehingga kontribusi BUMN terhadap bangsa semakin besar.

Rini menyebut, kinerja BUMN selama 4 tahun terakhir semakin kuat dan kokoh. Laporan kinerja BUMN sampai 31 Desember 2018, total aset BUMN telah menembus angka Rp8.092 triliun, naik signifikan dari capaian 2015 lalu sebesar Rp5.760 triliun. Sementara total laba terus bertumbuh mencapai Rp188 triliun dari sebelumnya Rp150 triliun pada tahun 2015.

Kontribusi BUMN terhadap APBN pun melonjak menjadi Rp422 triliun, naik Rp119 triliun jika dibandingkan tahun 2015 yang tercatat Rp303 triliun. Besarnya kontribusi BUMN dalam pembangunan infrastruktur terlihat dari capex BUMN yang meningkat sepanjang 2018 yakni Rp487 triliun, meningkat dari sebelumnya Rp221 triliun pada tahun 2015 dengan tetap didominasi oleh sektor infrastruktur.

"Dalam kondisi sekarang, maka bagaimana kita bisa makin menciptakan sinergi antar BUMN. Bagaimana kita bisa menyelesaikan pekerjaan rumah yang belum selesai. Terutama sesuai arahan Pak Presiden, agar seluruh sektor BUMN menjadi holding," katanya saat membuka acara "BUMN Great Leaders Camp", Selasa (12/3/2019).

Menurut Rini, semangat one nation, one vision, dan one family to excellence harus terus ditingkatkan. Sehingga kinerja seluruh BUMN yang mencatat total laba Rp200 triliun tahun lalu, bisa mendorong pencapaian target laba 2019 sebesar Rp225 triliun.

Dia mencontohkan, perusahaan konstruksi harus mengutamakan membeli baja ke PT Krakatau Steel. Sementara perjalanan dinas via udara seluruh BUMN selayaknya menggunakan layanan PT Garuda Indonesia.

Rini menegaskan, soliditas dan sinergitas antar BUMN harus dimulai dari puncak pimpinan tertinggi masing-masing perusahaan agar memberikan contoh untuk diikuti hingga pekerja di lapangan. BUMN yang bergerak dalam satu industri yang sama sekalipun harus mampu memahami semangat sebagai satu keluarga yang saling bahu membahu mencapai hasil yang lebih besar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Mandek, Ini Penjelasan Kementerian BUMN
Rapat Kerja BUMN dengan...
Rapat Kerja BUMN dengan Komisi V DPR Bahas Pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Bentuk Holding Ultra...
Bentuk Holding Ultra Mikro Tanpa Otak-atik DPR, Tanri Abeng: Pemerintah Perlu Terbitkan PP
Erick Thohir Pastikan...
Erick Thohir Pastikan Pendirian Holding BUMN Tetap Berjalan
Wamen BUMN: Kalau Semua...
Wamen BUMN: Kalau Semua BUMN IPO, Bisa Lebih dari Temasek
Berita Terkini
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
17 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
1 jam yang lalu
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
1 jam yang lalu
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
2 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
3 jam yang lalu
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
3 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved