Tunggu Hasil Investigasi, Lion Air Tahan Pengiriman Boeing 737 MAX
Rabu, 13 Maret 2019 - 15:38 WIB
Tunggu Hasil Investigasi, Lion Air Tahan Pengiriman Boeing 737 MAX
A
A
A
JAKARTA - Lion Air menunda kedatangan pesawat jenis 737 MAX pesanannya menyusul kekhawatiran terkait keamanan pesawat produksi Boeing tersebut. Lion menunda kedatangan pesawat tersebut sampai seluruh investigasi selesai dan dinyatakan aman.
"Kita tunggu sampai investigasi selesai, sampai kita dapat jaminan 737 MAX 8 aman," ungkap Managing Director Lion Air Group Capt Daniel Putut Kuncoro Adi dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (13/3/2019).
Menurut dia, tahun ini Lion Air seharusnya menerima empat unit pesawat dari Boeing. Namun, hingga investigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) selesai, perusahaan memutuskan pengiriman pesawat ditunda dulu.
Dia menambahkan, sejak kejadian jatuhnya pesawat Boeing 737 MAX 8 Lion Air Oktober lalu, pihaknya sudah meminta Boeing menunda pengiriman hingga investigasi selesai.
Lion Air saat ini memiliki 10 armada Boeing 737 MAX 8 yang seluruhnya untuk sementara dihentikan pengoperasiannya berdasarkan keputusan Kementerian Perhubungan. "Sejak kejadian kemarin kami terus meningkatkan layanan keselamatan penerbangan dan ini sesuai dengan keputusan pemerintah," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasional Garuda Capt Bambang Angkasa juga menegaskan pihaknya akan mengikuti ketetapan pemerintah. "Kita juga punya satu dan kita juga tunggu langkah dari Boeing. Jadi kita masih melihat seperti apa ke depannya," kata dia.
"Kita tunggu sampai investigasi selesai, sampai kita dapat jaminan 737 MAX 8 aman," ungkap Managing Director Lion Air Group Capt Daniel Putut Kuncoro Adi dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (13/3/2019).
Menurut dia, tahun ini Lion Air seharusnya menerima empat unit pesawat dari Boeing. Namun, hingga investigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) selesai, perusahaan memutuskan pengiriman pesawat ditunda dulu.
Dia menambahkan, sejak kejadian jatuhnya pesawat Boeing 737 MAX 8 Lion Air Oktober lalu, pihaknya sudah meminta Boeing menunda pengiriman hingga investigasi selesai.
Lion Air saat ini memiliki 10 armada Boeing 737 MAX 8 yang seluruhnya untuk sementara dihentikan pengoperasiannya berdasarkan keputusan Kementerian Perhubungan. "Sejak kejadian kemarin kami terus meningkatkan layanan keselamatan penerbangan dan ini sesuai dengan keputusan pemerintah," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasional Garuda Capt Bambang Angkasa juga menegaskan pihaknya akan mengikuti ketetapan pemerintah. "Kita juga punya satu dan kita juga tunggu langkah dari Boeing. Jadi kita masih melihat seperti apa ke depannya," kata dia.
(fjo)
Lihat Juga :