India Ikuti Jejak Eropa Larang Pesawat Boeing 737 Max

Rabu, 13 Maret 2019 - 15:58 WIB
India Ikuti Jejak Eropa...
India Ikuti Jejak Eropa Larang Pesawat Boeing 737 Max
A A A
LONDON - India mengikuti jejak Eropa serta menambah daftar panjang negara-negara yang memboikot penggunaan pesawat Boeing 737 Max. Hal itu terjadi setelah sebuah pesawat milik Ethiopian Airlines jatuh pada hari Minggu, hingga menewaskan 157 orang di dalamnya.

Kecelakaan fatal yang melibatkan Boeing 737 Max tersebut, merupakan kali kedua dalam kurang dari lima bulan. Sebelumnya kecelakaan serupa terjadi pada pesawat Boeing model 737 Max 8 milik Lion Air yang jatuh sesaat setelah lepas landas.

Keterkaitan tersebut memicu larangan dari sejumlah negara terhadap pesawat Boeing 737 Max, dimana Kementerian Penerbangan Sipil India mengumumkan bahwa mereka akan melarang pesawat Boeing 737-Max secepatnya. "Pesawat-pesawat ini akan ditangguhkan sampai modifikasi yang tepat dan langkah-langkah keselamatan dilakukan untuk memastikan operasi mereka aman."

Kebijakan India tersebut menyusul keputusan serupa oleh Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa yang mengatakan mereka menangguhkan pesawat Boeing 737 Max sebagai bagian dari tindakan pencegahan. SebelumnyaOtoritas Penerbangan Sipil Inggris (CAA) mengatakan pihaknya melarang pesawat itu, untuk bergabung dengan negara lain termasuk China.

Seperti dilansir BBC, Penyelidik telah menemukan rekaman penerbangan dari pesawat Ethiopian Airlines dan saat ini sedang memeriksa data untuk menentukan apa yang menyebabkan kecelakaan itu. "Investigasi kecelakaan saat ini sedang berlangsung, dan masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan apa pun tentang penyebab kecelakaan," ujar Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa.

Tui Airways dan Norwegia yang mengoperasikan pesawat Boeing Max 8 di Inggris sebagai bagian dari armada mereka, ikut melakukan penangguhan. Salah satu penerbangan Turkish Airlines ke Birmingham berbalik dan kembali ke Istanbul. Sedangkan sebuah pesawat Norwegian Air dari Stockholm ke Tel Aviv balik kembali ke Rumania.

Pernyataan Tui mengkonfirmasi 737 pesawat Max 8 mereka telah dikandangkan. "Setiap pelanggan yang akan terbang pulang hari ini dengan 737 Max 8 dari liburan mereka akan diterbangkan kembali dengan pesawat lain. Pelanggan yang akan bepergian dalam beberapa hari mendatang, juga direncanakan bakal memakai pesawat lain," bunyi pernyataan Tui Airways.

Di sisi lain Norwegia mengutarakan, pihaknya juga telah menangguhkan penerbangan dengan pesawat Boeing 737 Max serta meminta maaf atas ketidaknyamanan terhadap penumpang. Sedangkan SpiceJet India, memiliki sekitar 13 pesawat Boeing 737 Max 8 dalam armadanya, ikut mengkandangkan pesawat.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
NTSB Pastikan Pintu...
NTSB Pastikan Pintu Boeing 737 Max 9 yang Terlepas saat Terbang Buatan Malaysia
FAA Desak Boeing Periksa...
FAA Desak Boeing Periksa Ulang Semua Pintu 737 Max 9
Boeing 737 MAX Kembali...
Boeing 737 MAX Kembali Mengudara di Langit Brasil
Tuntut Boeing, AS Minta...
Tuntut Boeing, AS Minta Semua Pesawat 737 Max 9 Dilarang Terbang
Ini Spesifikasi Boeing...
Ini Spesifikasi Boeing 787-9 Dreamliner yang Mengalami Turbulensi Parah
Boeing Diminta Mengaku...
Boeing Diminta Mengaku Bersalah Atas Tragedi 737 MAX Lion Air atau Diadili
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved