Batik Air Resmikan Penerbangan Internasional dari Yunnan

Jum'at, 15 Maret 2019 - 00:37 WIB
Batik Air Resmikan Penerbangan...
Batik Air Resmikan Penerbangan Internasional dari Yunnan
A A A
JAKARTA - Maskapai Batik Air yang merupakan bagian dari Lion Air Group, meresmikan penerbangan internasional dari kota Kunming di Provinsi Yunnan, China. Kunming merupakan gerbang dari Yunnan, dan dikenal sebagai pusat budaya, ekonomi, bisnis, komunikasi hingga administrasi.

Dengan posisi strategis itu, menempatkan Kunming sebagai salah satu kota tujuan popular adalah tepat. Di kalangan wisatawan, kota ini dikenal sebagai "Destinasi Musim Semi Abadi", karena didukung iklim hangat dan bunga yang bermekaran sepanjang tahun.

Kehadiran penerbangan ini merupakan kerjasama Batik Air dengan Grand China Travel. Adapun penerbangan perdana membawa 144 tamu dewasa dan satu anak, pesawat Batik Air bernomor ID-7603 lepas landas melalui Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 19.00 WIB, dan mendarat di Bandara Kunming Changshui, Yunnan, pada pukul 01.10 waktu setempat.

Untuk periode 1 Mei 2019 hingga 29 Februari 2020, akan terbang tiga kali sepekan dari Soekarno-Hatta setiap Rabu, Jumat, Minggu dan dari setiap Senin, Kamis, Sabtu dari Kunming dengan waktu keberangkatan yang sama.

CEO Batik Air, Captain Achmad Luthfie, menyatakan senang dengan rute baru ini. "Kami berterima kasih kepada regulator, PT Angkasa Pura II, AirNav Indonesia, pengelola bandar udara di Kunming, seluruh kru, karyawan dan semua pihak dalam membantu kelancaran serta kesuksesan rute dari ibukota Indonesia menuju ibukota Yunnan di China," ujar Achmad Luthfie di Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Penerbangan ini merupakan bagian komitmen Batik Air dalam menghubungkan antar destinasi internasional dan memperkuat layanan serta jaringan Batik Air. "Kami sangat bangga mampu memberikan pilihan baru dalam melakukan perjalanan udara kepada setiap tamu, pebisnis dan pelancong melalui penerbangan langsung," tambahnya.

Dengan rute penerbangan internasional ke Kunming di Yunnan, melengkapi kota tujuan internasional Batik Air setelah Singapura; Kota Kinabalu, Malaysia; Chennai, India; Perth, Australia; dan Guilin, China.

"Bersama dengan Grand China Travel, kami optimis perkembangan dan pertumbuhan pariwisata nasional semakin pesat. Dan kami mendukung program pemerintah untuk mencapai target kunjungan 20 juta wisatawan asing. Hal tersebut ditandai dengan akses mudah bagi wisatawan mancanegara khususnya dari Kunming yang berkunjung ke Indonesia melalui Jakarta," ujarnya.

Adapun penerbangan ini dioperasikan dengan armada terbaru Airbus A320-200 berkapasitas 12 kursi kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi yang dilengkapi inflight entertainment (audio video on demand) di setiap kursi.

Untuk kedepannya, Batik Air akan terus menambahkan beberapa rute ke kota wisata unggulan menuju China dengan menggandeng Grand China Travel sebagai mitra perjalanan. Upaya ini dalam rangka menunjang sektor pariwisata Indonesia. Batik Air berharap penerbangan tersebut bisa berdampak positif dalam membantu peningkatan potensi bisnis, perdagangan, industri kreatif, jasa dan sektor lainnya di kedua kota.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BNI-Lion Air Group Kolaborasi,...
BNI-Lion Air Group Kolaborasi, 3 Pesawat Pasang Desain Livery
Pilot Diperbolehkan...
Pilot Diperbolehkan Tidur di Penerbangan, tapi Ada Syaratnya…
Hari Batik Nasional,...
Hari Batik Nasional, Jateng Dorong UMKM Terus Berinovasi
Menteri Pariwisata Apresiasi...
Menteri Pariwisata Apresiasi Gelaran Batik Nusantara Celebration Grup Accor
Mengenal Bunk Rest,...
Mengenal Bunk Rest, Tidur Pilot di Ruang Rahasia dalam Penerbangan Jarak Jauh
Batik Air dan Otoritas...
Batik Air dan Otoritas Bandara Investigasi Insiden Pesawat Tabrak Garbarata
Berita Terkini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
3 menit yang lalu
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
1 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
2 jam yang lalu
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
2 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
3 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
4 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved