BI Terus Mendorong Cari Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Jum'at, 15 Maret 2019 - 17:59 WIB
BI Terus Mendorong Cari...
BI Terus Mendorong Cari Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menegaskan berkomitmen memperkuat bauran kebijakan untuk memperkokoh ketahanan ekonomi nasional. Selaras dengan itu, sinergi dan kolaborasi menjadi kata kunci guna memperkuat stabilitas dan pertumbuhan ekonomi di skala nasional maupun di daerah, khususnya di Kediri dan sekitarnya menuju perekonomian yang makmur, adil, dan tumbuh berkelanjutan.

"Musni Hardi diamanahkan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam tugas menjaga kestabilan harga, serta mendorong sumber pertumbuhan ekonomi yang baru untuk mendukung momentum pertumbuhan ekonomi di wilayah Kediri," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo di Jakarta, Jumat (15/3/2019).

Hal ini disampaikan dalam acara serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Perwakilan BI Kediri, hari ini di Kediri. Sertijab dilakukan kepada Musni Hardi K.A, sebagai Kepala Perwakilan BI Kediri yang baru menggantikan Djoko Raharto.

Hal senada diungkapkan oleh Walikota Kediri, Abdullah Abubakar, yang menyampaikan bahwa Bank Indonesia dan Pemerintah Kota (Pemkot) setempat telah berjuang bersama-sama mewujudkan kondisi makroekonomi yang positif di kota Kediri. "Berkat kerja sama dan koordinasi di daerah yang berlangsung baik dan harmonis, capaian inflasi di kota Kediri rendah dan terkendali," katanya.

Hal tersebut membuat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) kota Kediri meraih gelar terbaik se-Jawa Bali selama dua tahun berturut-turut (2016-2017). Capaian tersebut juga diiringi dengan pertumbuhan ekonomi Kediri yang menggembirakan. Industri tembakau sebagai sumber utama pertumbuhan ekonomi Kediri tercatat tumbuh 5,14% (yoy).

Sedangkan, industri non-tembakau tumbuh mencapai 7,02% (yoy). Tingkat kemiskinan dan pengangguran juga terus dapat ditekan. Angka kemiskinan tahun 2018 turun 0,81% menjadi 7,68%, yang merupakan angka terendah sepanjang periode dan tingkat pengangguran tahun 2018 juga turun 1,05% menjadi 3,63%.

Secara agregat, skala ekonomi di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri yang meliputi 3 (tiga) Kota dan 10 (sepuluh) Kabupaten memiliki performance yang cukup baik. Capaian yang baik itu tidak terlepas dari kinerja positif lapangan usaha pada sektor utama di daerah yang terdiri dari industri pengolahan di antaranya adalah industri pengolahan hasil tembakau dan industri perkeretaapian.

Namun, ketergantungan terhadap sektor utama perlu mendapat perhatian. Bank Indonesia bersama jajaran pemangku kepentingan setempat perlu mencari sumber pertumbuhan ekonomi yang baru dari sektor-sektor lainnya misalnya pertanian, kehutanan dan perikanan, serta perdagangan besar dan eceran. Selain itu, perlunya meningkatkan saving rasio, meningkatkan ekspor dan mengurangi ketergantungan impor.

Ke depan, Bank Indonesia akan terus menjalin kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, guna mendukung posisi Kantor Perwakilan Bank Indonesia di daerah sebagai mitra strategis yang dapat menjalankan fungsi strategic advisory dengan baik dalam mendukung tumbuh kembang perekonomian daerah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,03 Persen pada 2024
Ekonomi Indonesia Triwulan...
Ekonomi Indonesia Triwulan IV 2024 Tumbuh 5,02%, Sektor Konstruksi dan Industri Dominan
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,05 Persen Sepanjang Tahun 2023
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
3 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
3 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
3 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
4 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
5 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved