Generasi Milenial Digenjot Majukan Sektor Pertanian

Kamis, 21 Maret 2019 - 02:12 WIB
Generasi Milenial Digenjot...
Generasi Milenial Digenjot Majukan Sektor Pertanian
A A A
JAKARTA - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) akan menggenjot peran generasi milenial dalam memajukan sektor pertanian Indonesia. Perkembangan teknologi dan digital mendorong pemuda untuk lebih berperan aktif dalam meningkatkan efisiensi distribusi pertanian pascapanen.

Menurut Ketua Umum HKTI Jenderal (Purn) Moeldoko, peran pemuda dalam sektor pertanian bisa dilakukan dengan cara mengaplikasikan perdagangan secara digital. Hasil produksi pertanian bisa diperjualbelikan lewat perdagangan elektronik alias e-commerce.

"Harapan kita bahwa petani-petani muda ini jangan hanya berpikir bahwa bertani itu hanya berlumpur, tidak. Ada sebuah proses pascaproduksi, di situ anak-anak muda bisa melakukan bagaimana melakukan trading yang baik melalui e-commerce," ujar Moeldoko dalam keterangannya, Jakarta, Rabu, (20/3/2019).

Sambung dia menerangkan, pihaknya saat ini sedang mendongkrak petani muda di lingkungan HKTI. Apalagi, lingkungan HKTI sendiri saat ini didominasi oleh anak-anak muda.

"HKTI ini didominasi oleh anak-anak muda, mereka rata-rata umur 35-40 tahunan sudah menjadi dewan pimpinan provinsi. Kita menjawab keraguan akan adanya petani muda Indonesia. Oleh karena itu kita munculkan melalui HKTI ini, sebuah respresentasi anak-anak muda untuk giat di pertanian," tegas Moeldoko.

Terkait sektor pertanian Indonesia, Ia mengaku ada lima tantangan utama. Pertama persoalan lahan pertanian yang semakin hari kian sempit. Hal ini lantaran pertambahan jumlah penduduk yang meningkat secara masif sehingga mempersempit lahan pertanian.

Kedua, persoalan permodalan. Dalam hal ini pemerintah bergerak cepat. Persoalan ini diselesaikan oleh Presiden Joko Widodo dengan memberikan kemudahan akses permodalan lewat program Kredit Usaha Rakyat (KUR). "Ketiga, persoalan teknologi. Dalam hal ini HKTI bisa menjadi bridging institution, organisasi yang menjembatani antara petani dengan teknologi yang mutakhir," ungkapnya.

Selanjutnya ialah persoalan manajemen. Menurut Moeldoko, petani Indonesia kerap terkendala manajemen keuangan. "Ini kita dampingi agar mereka bisa mengetahui HPP (Harga Pokok Penjualan) mereka." Terakhir adalah persoalan pascapanen, dimana persoalan ini muncul ketika panen berlimpah sehingga mengakibatkan harga yang rendah.

"Presiden telah memberikan respons bahwa perlunya upaya untuk menyediakan dryer (alat pengering), sehingga petani begitu panen barang-barangnya itu terjaga dengan baik. Dengan begitu, ada kesempatan bagi petani untuk menunggu dulu sampai harganya membaik," pungkas Moeldoko.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Prabowo Subianto Jadi...
Prabowo Subianto Jadi Ketua Dewan Pembina Pemuda Tani Indonesia
HKTI Jabar: Produksi...
HKTI Jabar: Produksi Pertanian Meningkat, Kesejahteraan Petani Jalan di Tempat
KTNA Sebut Struktur...
KTNA Sebut Struktur Penyuluhan Pertanian Tidak Optimal
Gerakan Penciptaan 10...
Gerakan Penciptaan 10 Juta Petani Digital Dideklarasikan
Revitalisasi Organisasi,...
Revitalisasi Organisasi, Langkah HKTI Diharapkan Lebih Akseleratif
Kepemimpinan Moeldoko...
Kepemimpinan Moeldoko di HKTI Dinilai Berikan Banyak Kemajuan
Berita Terkini
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
1 jam yang lalu
IHSG Awal Juni Diprediksi...
IHSG Awal Juni Diprediksi Rawan Koreksi, Investor Cermati Data Inflasi hingga Aturan DHE SDA
3 jam yang lalu
Menuju Debat Ketiga,...
Menuju Debat Ketiga, Hashtag SjafrieSAfiekalla Menggema di X
3 jam yang lalu
Paxel Sediakan Lounge...
Paxel Sediakan Lounge Logistik untuk Jastip di PRJ 2026
5 jam yang lalu
Pengusaha Respons Ekspor...
Pengusaha Respons Ekspor Sawit-Batu Bara lewat PT DSI: Minta Bertahap dan Kepastian Hukum
6 jam yang lalu
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
7 jam yang lalu
Infografis
Tank Generasi Terbaru...
Tank Generasi Terbaru Leopard 2A8, Lebih Buas dan Bertenaga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved