Sukses di Vietnam, Rheem Rambah Bisnis Pemanas Air di Indonesia

Kamis, 21 Maret 2019 - 04:12 WIB
Sukses di Vietnam, Rheem...
Sukses di Vietnam, Rheem Rambah Bisnis Pemanas Air di Indonesia
A A A
TANGERANG - Perusahaan pemanas air asal Amerika Serikat, Rheem mulai merambah pasar rumah tangga Indonesia menyusul kesuksesan bisnisnya di Vietnam. GM Rheem Manufacturing Group Stefan Ehrnborg mengatakan, pihaknya sudah masuk ke pasar Indonesia, sejak 40 tahun lalu. Namun, pangsa pasarnya saat itu, baru industri seperti perhotelan saja.

"Rheem merupakan perusahaan pemanas air yang berpengalaman dari Amerika Serikat. Kami sudah ada sejak 95 tahun lalu, dan terus berprogres," kata Stefan di ICE BSD, Rabu (20/3).

Dijelaskan dia, progres yang dilakukannya saat ini adalah menyasar rumah tangga yang menurut trendnya sedang meningkat. Sejak 2018 lalu, sedikitnya ada 12.00 unit rumah yang sudah menggunakan Rheem. "Kami terus mempercepat progres yang ada di Indonesia, dengan membuat produk yang cocok bagi perumahan. Kami juga punya AC. Tapi fokusnya ke pemanas air," jelasnya.

Namun, baru 12 tahun belakangan, Rheem dijalankan dari perusahaan dalam negeri, yakni PT Dewata Vulcanindo Suryajaya sehingga ada penanggung jawab langsung terhadap setiap produk Rheem di Indonesia. CEO PT Dewata Vulcanindo Suryajaya Handi Widjaja mengatakan, pihaknya memiliki tanggung jawab penuh terhadap ribuan produk Rheem yang terjual di Indonesia.

"Rheem di Indonesia sudah 40 tahun, tetapi mulai kita pegang sejak 12 tahun lalu. Selama ini, kita bergerak di industri perhotelan, dan rumah makan. Sejak 2018, baru untuk rumah tangga," sambung Handi.

Dijelaskan olehnya, produk yang cocok untuk rumah tangga di Indonesia, berkapasitas 10-30 liter, dengan daya listrik 250 wat sehingga bisa terjangkau keluarga kecil. "Produk-produk yang populer di Indonesia yang 10 liter. Daya listrik yang dibutuhkan oleh Rheem juga kecil, yakni 250 wat. Sehingga, bisa memandikan bayi dan ibu yang punya rematik," tambah Handi lagi.

Selain memakai listrik, mesin pemanas air dari Rheem, juga bisa menggunakan gas, dan solar. Harga yang ditawarkan juga cukup murah, mulai Rp1,5 juta untuk 10 liter. "Saya rasa, jika kita melihat konsumen dan persaingan global, kita menjual kualitas, jika anda membeli Rheem, dengan uang yang jauh lebih murah, anda bisa dapat barang yang bisa bertahan puluhan tahun," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
XPND Dorong Ekspansi...
XPND Dorong Ekspansi Bisnis Asing di Indonesia
Christy Ng Indonesia...
Christy Ng Indonesia Perkuat Pasar dengan Pembukaan Gerai Kedua di Jakarta
Pacu Ekspansi Ritel,...
Pacu Ekspansi Ritel, MOMOYO Catatkan Jumlah Gerai 1.000 Outlet
Perluas Jangkauan, Gree...
Perluas Jangkauan, Gree Buka Kantor Cabang Baru di Bandung
Insekta Perkuat Layanan...
Insekta Perkuat Layanan Pengendalian Hama untuk Sektor Bisnis dan Hunian
Gandeng Mitra Lokal,...
Gandeng Mitra Lokal, Nippon Paint Perluas Pasar Sumatra Utara
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
3 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
3 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
4 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
4 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved