Coba MRT Kedua Kali, Jokowi Ingin Transportasi Umum Terintegrasi

Kamis, 21 Maret 2019 - 21:55 WIB
Coba MRT Kedua Kali,...
Coba MRT Kedua Kali, Jokowi Ingin Transportasi Umum Terintegrasi
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo terus berikhtiar mengintegrasikan transportasi umum di Indonesia demi kenyamanan masyarakat. Diantaranya dengan kembali melakukan uji coba Mass Rapid Transit (MRT) pada Kamis (21/3/2019), setelah uji coba pada 19 Maret lewat.

Dalam uji coba kedua ini, Presiden Jokowi didampingi isteri, Iriana Joko Widodo dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Rombongan Kepala Negara menggunakan moda bus TransJakarta dari Halte Monas menuju Stasiun MRT di Bundaran Hotel Indonesia.

Jokowi berkeinginan seluruh transportasi umum di Jakarta dan sekitarnya, hingga Jawa Barat bisa terkoneksi alias terintegrasi. Hal ini demi menyediakan transportasi yang memudahkan dan dibutuhkan oleh masyarakat.

"Kemarin kita sudah rapat dengan pemerintah pusat, Gubernur DKI, Gubernur Banten, Wali Kota Depok, Bekasi, Bogor, Tangerang Selatan, dan Tangerang. Semuanya kita sepakat, bahwa integrasi moda transportasi kita ini harus tersambung. Pokoknya apa yang dibutuhkan akan disiapkan," ujar Jokowi di Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Presiden pun optimis bahwa pengguna transportasi umum pasti akan meningkat sejalan dengan banyaknya rute-rute yang disediakan. "Secara umum sudah baik. Nanti semakin banyak rute yang tersambung, terintegrasi dengan moda transportasi lain akan semakin banyak (pengguna)," jelasnya.

Pada uji coba kali ini, Jokowi turut serta mengajak kaum disabilitas untuk menjajal MRT. Jokowi sempat bercengkrama dengan kaum disabilitas dan menampung masukan terkait jarak antara kereta dan platform yang masih terlalu lebar.

"Tadi dari kaum disabilitas masih ada komplain, mengenai jarak antara kereta dan platformnya. Terlalu lebar," menirukan pesan dari kaum disabilitas.

Terkait masukan ini, Budi Karya Sumadi menyatakan dirinya dan Direktur Jenderal Perkeretaapian akan segera membenahi hal ini. Serta kembali mengevaluasi apa saja yang masih menjadi kendala dalam pengoperasian MRT Jakarta Fase I ini.

Selain jarak antara kereta dan platform yang dirasa masih terlalu lebar bagi para disabilitas, Menhub Budi juga akan mengevaluasi masalah teknis MRT diantaranya noise, gerakan, dan depo MRT.

"Kita mau ini sempurna, kita harus menyelesaikan semuanya baru akan dibuka secara komersial. Saya akan rapat dengan Dirjen untuk menyelesaikan kekurangannya serta kapan akan komersial. Rapat ini lebih terkait teknis seperti noise, gerakan, dan depo," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mengenal Perbedaan antara...
Mengenal Perbedaan antara MRT, LRT dan KRL Commuter Line
Hapus Monopoli Jasa...
Hapus Monopoli Jasa Kepelabuhanan, Ditjen Hubla Teken Perjanjian Konsesi dengan PT LIS
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Jokowi Desak Kementerian...
Jokowi Desak Kementerian dan Pemda Pangkas Belanja Tak Prioritas
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Jokowi Jajal LRT Jabodebek...
Jokowi Jajal LRT Jabodebek dari Harjamukti ke Dukuh Atas
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
48 menit yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
1 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
1 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
2 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
2 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
2 jam yang lalu
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved