Ciptakan Lapangan Kerja Baru, Rizal Ramli: Ekonomi Harus Naik 8%

Jum'at, 22 Maret 2019 - 01:04 WIB
Ciptakan Lapangan Kerja...
Ciptakan Lapangan Kerja Baru, Rizal Ramli: Ekonomi Harus Naik 8%
A A A
JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) merupakan ide yang bagus. Gerakan buruh bersama mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri, Rizal Ramli, Thabrani dan sejumlah tokoh lainnya mengaku memperjuangkan ide BPJS sejak tahun 2010-2011.

"Sayangnya program tersebut under-funded dan iuran perusahaan sangat rendah. Hari ini BPJS mengalami kesulitan keuangan. Dokter dan tenaga medis telat digaji. Tagihan apotrk dan Rumah Sakit kelas menengah, belum dibayar," kata Rizal dalam acara Indonesia Bussiness Forum (IBF) di Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Selain itu, Rizal juga mengatakan masalah pendidikan berdasarkan PISA index, yang mengukur kemampuan literasi, matematika, dan sains anak-anak usia di bawah 15 tahun, Indonesia menduduki peringkat ke-62 dari 72 negara.

"Berdasarkan QS World University Rankings, dari 500 besar dunia hanya 3 perguruan tinggi Indonesia yang masuk, yaitu Universitas Indonesia (277), Institut Teknologi Bandung (331), dan Universitas Gadjah Mada (402). Kualitas pendidikan tinggi masih rendah karena feodalisme dan birokratisasi," katanya.

Karena itu, sambung dia, pemilihan rektor harus dikembalikan ke Senat Guru Besar lagi agar tidak terjadi campur tangan politik dan permainan uang.

"Kualitas pendidikan yang rendah hanya bisa diperbaiki dengan penyederhanaan kurikulum pendidikan menengah ke bawah, penghapusan Ujian Nasional (UN), stategi kompetisi nasional dan regional (dengan alokasi minimal Rp20 triliun), perbaikan kualitas guru, dan UU Land Grant serta bebas pajak universitas," kata mantan Menko Kemaritiman dan Sumber Daya ini.

Kemudian, masih kata Rizal, apabila ekonomi saat ini tidak ada perubahan dan mandek di angka 5 %, maka akan sulit untuk menciptakan lapangan kerja baru. Kecuali kata dia, ekonomi naik hingga 8%.

"Bila ekonomi mandek di 5% selama 4 tahun terakhir, jangan mimpi lapangan kerja bertambah. Ekonomi harus naik hingga 8%," tegasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Emak-emak Taruh Harapan...
Emak-emak Taruh Harapan Besar Pada Rizal Ramli Untuk Bangkitkan Ekonomi
Rizal Ramli: Segera...
Rizal Ramli: Segera Ubah Strategi Agar Keluar dari Krisis
Rizal Ramli Beberkan...
Rizal Ramli Beberkan Solusi Recovery Ekonomi Tanpa Nambah Utang
Pakar Ekonomi Rizal...
Pakar Ekonomi Rizal Ramli Meninggal Dunia
Rizal Ramli-Faisal Basri,...
Rizal Ramli-Faisal Basri, Dua Ekonom Kritis Meninggal Tahun 2024
Rizal Ramli Kritisi...
Rizal Ramli Kritisi Sistem Ambang Batas dalam Pilkada dan Pilpres
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
8 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
9 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
11 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
13 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
14 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
15 jam yang lalu
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved