Ethiopia Pasar Potensial Produk Makanan Ringan Indonesia

Senin, 25 Maret 2019 - 17:45 WIB
Ethiopia Pasar Potensial...
Ethiopia Pasar Potensial Produk Makanan Ringan Indonesia
A A A
JAKARTA - Negara kedua terbesar di Afrika, Ethiopia, dinilai memiliki peran penting dan strategis bagi Indonesia. Dengan jumlah penduduk 108 juta jiwa dan pertumbuhan ekonomi yang pesat, negara sub-sahara tersebut juga sangat potensial sebagai pasar bagi produk makanan ringan Indonesia.

"Ethiopia adalah negara yang sangat penting dan strategis bagi Indonesia, tidak saja dalam hubungan dan kerja sama bilateral, juga kerja sama regional dan kawasan. Apalagi African Union bermarkas di Addis Ababa dan Indonesia menjadi permanent observer di organisasi 54 negara Afrika tersebut," ungkap Duta Besar Al Busyra Basnur yang wilayah tugasnya juga merangkap negara Djibouti, dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/3/2019).

Dubes Al Busyra Basnur Jumat (22/3) lalu menerima perwakilan perusahaan Indonesia, PT Mayora di KBRI Addis Ababa. PT Mayora melakukan survei pasar di Addis Ababa dan bertemu dengan beberapa perusahaan yang berminat dan berpotensi mengadakan dan meningkatkan kerja sama dagang dengan Indonesia.

Al Busyra Basnur menegaskan, potensi Ethiopia sebagai pasar bagi produk-produk Indonesia sangat besar. Ethiopia yang pada tahun 1980-1984 dikenal sebagai negara yang mengalami masa sangat sulit, kini telah bangkit dan mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat. "Tahun 2004-2017, pertumbuhan ekonomi Ethiopia tercatat di atas 10%," kata Al Busyra.

Tahun 2018 lalu, pertumbuhan ekonomi Ethiopia tercatat sebesar 9,6%. Sementara tahun ini, pertumbuhan ekonomi negara tersebut diperkirakan mencapai 8,5%.

Dia menambahkan, hubungan perdagangan Indonesia-Ethiopia juga bertumbuh dengan baik dari tahun ke tahun. Tahun lalu, nilai perdagangan Indonesia-Ethiopia tercatat sebesar USD85,4 juta dengan surplus sebesar USD10,5 juta bagi Indonesia, meningkat 24,64% dibandingkan tahun sebelumnya.

Saat ini terdapat lima perusahaan Indonesia di Ethiopia, yaitu PT Indofood, PT Sinar Antjol, PT Bukit Perak, PT Ungaran dan PT Sumber Bintang Rejeki.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
Awal 2026, Momogi Group...
Awal 2026, Momogi Group Gencar Ekspansi ke Pasar Internasional
Momogi Group Akuisisi...
Momogi Group Akuisisi Bibica, Siap Pimpin Pasar FMCG Regional
Mengintip Peluang Ekspor...
'Mengintip' Peluang Ekspor Produk Mamin Indonesia ke Pasar Spanyol
FUNSO Perkenalkan Minuman...
FUNSO Perkenalkan Minuman Menyegarkan dan Makanan Berbasis Ubi di Pasar Indonesia
Industri F&B Melaju...
Industri F&B Melaju Pesat, LNK Jawab Tantangan Lewat Fasilitas Inovatif
Berita Terkini
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
49 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved