Rupiah Berakhir Jaga Tren Positif Sepanjang Hari, Euro Stabil
Selasa, 26 Maret 2019 - 17:10 WIB
Rupiah Berakhir Jaga Tren Positif Sepanjang Hari, Euro Stabil
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Selasa (26/3/2019) ditutup menjaga tren positif sepanjang hari, untuk menjadi sinyal perbaikan setelah sempat tertekan sangat dalam. Kebangkitan rupiah yang tidak terlalu besar terjadi saat euro melaju stabil.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah hingga sesi akhir perdagangan menanjak naik menuju Rp14.168/USD dibandingkan penutupan awal pekan kemarin Rp14.180/USD. Rupiah sepanjang perdagangan hari ini bergerak pada level Rp14.150 hingga Rp14.218/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau dengan berada pada level Rp14.171/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menanjak dari posisi perdagangan sebelumnya Rp14.223/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg terlihat juga membaik ke posisi Rp14.172/USD dibandingkan Senin, kemarin yang bertengger di Rp14.185/USD. Rupiah di perdagangan hari ini bergerak pada kisaran level Rp14.162-Rp14.177/USD.
Sementara data SINDOnews bersumber dari Limas, juga menunjukkan pergerakan rupiah lebih baik saat menghadapi mata uang Negeri Paman Sam. Kurs rupiah pada penutupan perdagangan menguat dengan berada di level Rp14.171/USD usai kemarin jatuh jadi Rp14.205/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Euro melaju stabil pada hari Selasa setelah survei ekonomi menunjukkan tanda-tanda tentatif dari pemulihan ekonomi zona euro tetapi tanda-tanda peringatan dari pasar obligasi terus membuat investor bingung.
Euro bertahan pada level 1,13 terhadap USD dan analis mengatakan survei kepercayaan bisnis Jerman yang lebih kuat dari perkiraan pada hari Senin menguatkan mata uang tunggal. Sedangkan Dolar mencetak rebound secara moderat setelah pasar global menyusut pada hari Senin di belakang inversi dalam kurva yield Treasury AS, yang telah mengisyaratkan resesi.
Selanjutnya Pounds terpantau tergelincir pada hari Selasa setelah parlemen Inggris bergerak untuk merebut kendali atas proses Brexit selama sehari, meningkatkan harapan bahwa anggota parlemen dapat mengakhiri kebuntuan soal keluarnya Inggris dari Uni Eropa, tetapi juga membuat peluang pemilihan cepat.
Pound diperdagangkan pada posisi 1,3180 versus dolar AS atau turun 0,14% pada hari ini, setelah naik menjadi 1,3224 terahadap USD setelah pemungutan suara parlemen Senin. Terhadap euro, pounds bergerak datar di 85,80.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah hingga sesi akhir perdagangan menanjak naik menuju Rp14.168/USD dibandingkan penutupan awal pekan kemarin Rp14.180/USD. Rupiah sepanjang perdagangan hari ini bergerak pada level Rp14.150 hingga Rp14.218/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau dengan berada pada level Rp14.171/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menanjak dari posisi perdagangan sebelumnya Rp14.223/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg terlihat juga membaik ke posisi Rp14.172/USD dibandingkan Senin, kemarin yang bertengger di Rp14.185/USD. Rupiah di perdagangan hari ini bergerak pada kisaran level Rp14.162-Rp14.177/USD.
Sementara data SINDOnews bersumber dari Limas, juga menunjukkan pergerakan rupiah lebih baik saat menghadapi mata uang Negeri Paman Sam. Kurs rupiah pada penutupan perdagangan menguat dengan berada di level Rp14.171/USD usai kemarin jatuh jadi Rp14.205/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Euro melaju stabil pada hari Selasa setelah survei ekonomi menunjukkan tanda-tanda tentatif dari pemulihan ekonomi zona euro tetapi tanda-tanda peringatan dari pasar obligasi terus membuat investor bingung.
Euro bertahan pada level 1,13 terhadap USD dan analis mengatakan survei kepercayaan bisnis Jerman yang lebih kuat dari perkiraan pada hari Senin menguatkan mata uang tunggal. Sedangkan Dolar mencetak rebound secara moderat setelah pasar global menyusut pada hari Senin di belakang inversi dalam kurva yield Treasury AS, yang telah mengisyaratkan resesi.
Selanjutnya Pounds terpantau tergelincir pada hari Selasa setelah parlemen Inggris bergerak untuk merebut kendali atas proses Brexit selama sehari, meningkatkan harapan bahwa anggota parlemen dapat mengakhiri kebuntuan soal keluarnya Inggris dari Uni Eropa, tetapi juga membuat peluang pemilihan cepat.
Pound diperdagangkan pada posisi 1,3180 versus dolar AS atau turun 0,14% pada hari ini, setelah naik menjadi 1,3224 terahadap USD setelah pemungutan suara parlemen Senin. Terhadap euro, pounds bergerak datar di 85,80.
(akr)