Kementerian ESDM Genjot Penyaluran Jargas di Medan

Selasa, 26 Maret 2019 - 17:12 WIB
Kementerian ESDM Genjot...
Kementerian ESDM Genjot Penyaluran Jargas di Medan
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkuat dan memperluas cakupan layanan gas di wilayah Medan, Sumatera Utara. Hal itu ditandai dengan peresmian jaringan gas (jargas) baru di wilayah tersebut.

Hingga kini, Medan tercatat sebagai salah satu lokasi awal pelayanan gas bumi yang dilakukan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). Dari tahun 1987 hingga 2016, telah beroperasi layanan gas rumah tangga bagi sebanyak 19.753 rumah tangga (RT).

Guna memperluas dan memperkuat layanan tersebut, Kementerian ESDM mulai 2018, mempercepat infrastruktur jargas baru. Berdasarkan Kepmen ESDM No.8086/K/12/MEM/2017, nilai investasi jargas tersebut mencapai Rp52 miliar. Layanan gas tersebut akan memanfaatkan sumber pasokan gas Triangle Pase Inc, sebesar 0,2 MMSCFD. Secara keseluruhan, akan dibangun sebanyak 5.656 unit sambungan rumah (SR).

Dari jumlah yang terpasang itu, per 22 Maret lalu, SR beroperasi mencapai 1.404 unit. Pembangunan SR baru mencakup wilayah Tegal Sari Mandala, Medan Area, dan Medan Denai.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Dilo Seno Widagdo menilai keseriusan pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM patut diapresiasi. Menurutnya, Kementerian ESDM secara terencana berupaya meningkatkan bauran energi serta menciptakan kedaulatan energi nasional.

"Jargas banyak dibangun pemerintah, karena itu PGN selaku operator layanan, mempunyai komitmen tinggi untuk bersama merealisasikan visi nasional ini," ungkap Dilo melalui keterangan resminya, Selasa (26/3/2019).

Dia menilai, penggunaan jargas di Kota Medan akan signifikan meningkatkan taraf hidup perekonomian masyarakat. Kota Medan, jelas dia, merupakan salah satu pusat industri yang maju di Provinsi Sumatera Utara. "Lewat energi baik yang murah dan stabil, masyarakat akan mendapatkan nilai lebih," ujarnya.

Dilo menambahkan, sinergi antara kebijakan pemerintah dan kompetensi PGN akan memberikan banyak manfaat. "Ke depan, kami harapkan pembangunan jargas akan lebih massif, karena gas bumi yang merupakan energi baik ini sangat efisien dan aman bagi penggunaan sehari-hari," tandasnya.

Belum lama ini, skema pendanaan dari Kementerian ESDM berhasil menuntaskan pembangunan jargas di Bogor dan Pasuruan. Untuk pengoperasian jargas di wilayah Bogor akan mengaliri sebanyak 5.120 SR, tepatnya di wilayah Kecamatan Cibinong dan Bojong Gede.

Sedangkan di Pasuruan, terdapat 6.314 SR yang akan dialiri gas. Rencananya, Jargas yang akan mengalir memanfaatkan sumber gas hulu dari Husky CNOOC Madura Ltd. Volume gas itu mencapai 0,2 MMSCFD yang akan terdistribusi kepada ribuan rumah tangga di Kota Pasuruan.

Di sisi lain, PGN juga konsisten membangun infrastruktur gas bumi nasional untuk meningkatkan pemanfaatan produksi gas bumi. Sampai saat ini, PGN tercatat telah mengelola jaringan infrastruktur pipa gas sepanjang 7.453 km.

Dari infrastruktur tersebut, PGN telah menyalurkan gas bumi sebagai energi baik ke 203.314 pelanggan dari berbagai segmen, seperti pelanggan industri manufaktur dan pembangkit listrik, pelanggan komersial (hotel, restoran, rumah sakit) dan Usaha Kecil Menengah (UKM), serta pelanggan rumah tangga yang tersebar di Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara dan Sorong Papua.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sayang Bunda, PGN Bangun...
Sayang Bunda, PGN Bangun Jargas Rumah Tangga 177.776 SR Tahun Ini
Dukungan Penuh Pemerintah...
Dukungan Penuh Pemerintah dalam Penguatan Pasokan Gas di Sebagian Jabar dan Sumatera
Kontrak Pembangunan...
Kontrak Pembangunan Jargas Tahap II Rp137,13 Miliar Diteken
Kontrak Jargas Senilai...
Kontrak Jargas Senilai Rp467,8 Miliar Diteken
Realisasi Jargas hingga...
Realisasi Jargas hingga Juni 2020 Capai 127.864 Rumah Tangga
Lampaui Target, Pengerjaan...
Lampaui Target, Pengerjaan Proyek Jargas PGN Capai 73,8%
Berita Terkini
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
29 menit yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
48 menit yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
1 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved