KoinWorks Targetkan Penyaluran Pinjaman Rp2,3 Triliun

Jum'at, 29 Maret 2019 - 01:29 WIB
KoinWorks Targetkan...
KoinWorks Targetkan Penyaluran Pinjaman Rp2,3 Triliun
A A A
JAKARTA - Perusahaan peer to peer lending KoinWorks menargetkan dapat menyalurkan pinjaman sekitar Rp2,3 triliun sepanjang 2019. Saat ini, perusahaan telah memberikan pinjaman kepada 6.000 peminjam dari 150 ribu orang pengguna terdaftar. KoinWorks saat ini memiliki 120 ribu pemberi pinjaman.

Pada awal 2019, KoinWorks baru saja mendapatkan pendanaan untuk series A+ melalui Quona Capital menyusul Mandiri Capital Indonesia, Convergence Ventures, dan Gunung Sewu di series A.

"Sebagian besar peminjam KoinWorks belum pernah memindah ke industri keuangan," ujar Chief Executive Officer and Co-Founder KoinWorks, Benedicto Haryono, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/3/2019). KoinWorks, kata dia, ingin menggeser segmen pemberi pinjaman atau lender dari ritel ke institusi.

Selama tahun 2018, KoinWorks menyalurkan pinjaman Rp700 miliar dengan rasio pembiayaan bermasalah atau NPL 0,44%. Sebanyak 92% portofolio KoinWorks disalurkan ke modal kerja seperti supply chain dan usaha kecil dan menengah (UKM). Sisanya untuk pembiayaan pendidikan.

KoinWorks memiliki dua produk yakni Koin Bisnis untuk pinjaman modal kerja dan Koin Pintar untuk pinjaman pendidikan. KoinWorks mulai menjalankan bisnis sejak April 2016 dan mulai menyalurkan pinjaman pada September 2016. P2P lending yang sudah telah terdaftar dan diawasi oleh OJK sejak 2016 silam ini memberi pinjaman hingga Rp2 miliar.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gandeng Bonek, Indah...
Gandeng Bonek, Indah Kurnia Ajak Masyarakat Memahami Peer to Peer Lending
Salurkan Pembiayaan...
Salurkan Pembiayaan Rp 3,9 Triliun, Fintech P2P Lending Ini Menegaskan Posisinya
Ramai PHK Massal dan...
Ramai PHK Massal dan Startup Gagal, HashMicro Justru Tambah Karyawan
OJK Masih Berlakukan...
OJK Masih Berlakukan Moratorium Perizinan Fintech, Ini Alasannya
Pelaku Bisnis Fintech...
Pelaku Bisnis Fintech P2P Lending Bagikan Tips agar Calon Borrower Tak Gagal Bayar
Gandeng Fintech P2P,...
Gandeng Fintech P2P, Bank Sampoerna Perluasan Layanan Keuangan Digital
Berita Terkini
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
1 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
3 jam yang lalu
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
4 jam yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
6 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
8 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
11 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved