IHSG Bertahan Menghijau di Akhir Sesi, Bursa Asia Mixed

Kamis, 04 April 2019 - 16:52 WIB
IHSG Bertahan Menghijau...
IHSG Bertahan Menghijau di Akhir Sesi, Bursa Asia Mixed
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau pada akhir perdagangan, Kamis (4/4/2019) untuk menjaga tren positif setelah liburan satu hari kemarin. Menjelang akhir pekan, IHSG ditutup pada level 6.494,63 dengan peningkatan hingga 18,56 poin atau setara 0,29%.

Sedangkan sebelumnya pada sesi siang tadi tercatat bursa saham Tanah Air naik tipis usai mendapatkan tambahan 13.33 poin atau 0.21% ke level 6.489,40 usai tadi pagi melompat tinggi menuju 6.502,15 lewat peningkatan 26,080 poin yang setara 0,403%. Sedangkan pada penutupan Selasa (2/4) bertengger di posisi 6.476,07 poin.

Sektor saham dalam negeri bergerak beragam di perdagangan sore dipimpin lonjakan tertinggi sektor perkebunan sebesar 2,19% serta properti dan keuangan yang masing-masing melesat 1,20%. Selain itu sektor pertambangan mengalami penyusutan paling besar yakni minus 1,39%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp10,55 triliun dengan 15,33 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp730,68 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,74 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp3,47 triliun. Tercatat sebesar 190 saham menguat, 242 melemah dan 139 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Astra International Tbk. (ASII) naik Rp125 menjadi Rp7.575, PT Cita Mineral Investindo Tbk. (CITA) bertambah Rp110 menjadi Rp1.540 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) melonjak Rp75 ke posisi Rp5.725.

Sementara, beberapa saham dengan pelemahan yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) turun Rp1.600 menjadi Rp81.150, PT Ace Hardware Indonesia Tbk. (ACES) lebih rendah Rp105 menjadi Rp1.655 serta PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. (GOLD) menyusut Rp80 menjadi Rp410.

Di sisi lain pergerakan pasar saham Asia mixed alias variatif hingga sesi sore perdagangan hari ini, ketika investor menunggu perkembangan perdagangan Amerika Serikat (AS) dan China. Pembicaraan kedua ekonomi terbesar dunia masih berlangsung sebagai upaya untuk menghentikan gelombang perang dagang, yang diyakini segera mencapai kesepakatan.

Pasar saham daratan China ditutup lebih tinggi dengan komposit Shanghai mendapatkan dorongan hingga 0,94% menjadi 3.246,57 untuk kemudian diikuti raihan positif yang dicetak oleh Komposit Shenzhen lewat kenaikan 0,447% ke level 1.780,02. Namun indeks Hang Seng di Hong Kong justru memerah usai kehilangan -0,17% setara 50.07 poin menuju 29.936,32.

Berbanding terbalik indeks Nikkei 225 di Jepang naik secara fraksional untuk kemudian ditutup pada posisi 21.724,95 ketika Topix turun lebih rendah 0,11% untuk berakhir di level 1,620,05. Saham pemasok Apple Japan Display melonjak 8,33% menjelang penutupan menyusul laporan Reuters bahwa perusahaan bakal memasok layar light-emitting diode (OLED) organik untuk Apple Watch akhir tahun ini.

Kesepakatan pasokan akan menandai terjunnya Display Jepang ke pasar layar OLED, dimana seperti diberitakan mengutip dua sumber yang akrab dengan masalah ini. Perusahaan saat ini memasok layar tampilan kristal cair untuk iPhone XR. Selanjutnya indeks Kospi, Korea Selatan meningkat 0,15% hingga berakhir ke level 2.206,53 karena saham produsen chip SK Hynix anjlok 1,88%.

Bursa patokan Australia, ASX 200 juga turun 0,83% dan berakhir pada level 6.232,80 karena kejatuhan mayoritas sektor-sektor hingga sesi sore dipimpin kejatuhan terdalam subindex energi mencapai sebesar 1,86% untuk kemudian saham perusahaan minyak ikut menyusut. Santos merosot 2,18%, Beach Energy turun 4,31% dan Woodside Petroleum tergelincir 2,07%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
169 Saham Menguat Pagi...
169 Saham Menguat Pagi Ini, IHSG Terangkat ke Posisi 6.042
IHSG Masih Berkutat...
IHSG Masih Berkutat di Zona Merah Pagi Ini, Dibuka Turun 24 Poin
Pergerakan Indeks Masih...
Pergerakan Indeks Masih Terbatas, IHSG Diprediksi Sideways
Awal Pekan, IHSG Dibuka...
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menyusut 5 Poin ke Level 6.011
Intip Rekomendasi Saham...
Intip Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini Saat IHSG Berpeluang Menghijau
Diprediksi Masih Betah...
Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Ini Rekomendasi Menu Saham Hari Ini
Berita Terkini
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
25 menit yang lalu
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
2 jam yang lalu
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
2 jam yang lalu
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
3 jam yang lalu
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
14 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
14 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved