Pertamina EP Asset 4 Papua Field Pacu Kinerja Kontraktor Lokal

Jum'at, 05 April 2019 - 17:15 WIB
Pertamina EP Asset 4...
Pertamina EP Asset 4 Papua Field Pacu Kinerja Kontraktor Lokal
A A A
SORONG - Pertamina EP (PEP) Asset 4 Papua Field terus membina hubungan dengan kontraktor lokal, salah satunya melalui dialog dua arah untuk tercapainya sebuah sinergi yang baik. Dengan pengetahuan teknis dan administrasi yang semakin meningkat, diharapkan pengusaha-pengusaha lokal yang bermitra dengan PEP Asset Papua Field dapat pula berkompetisi dengan kontraktor lain pada skala regional hingga nasional.

Sampai saat ini sudah terdapat 27 mitra kerja lokal di wilayah Sorong dan 15 mitra kerja dari luar Sorong yang bermitra dengan PEP Asset 4 Papua Field. Belum lama ini PEP Asset 4 Papua Field menggelar dialog bersama lima kontraktor lokal yang menyampaikan keluhan dan aspirasi mereka.

Lima kontraktor tersebut adalah PT Bersaudara Kita Imbaya, PT FOA Waya, PT Nomro Jaya, PT Prima Alfa, dan PT Braga Indah. Kehadiran para kontraktor disambut baik oleh Papua Field Manager, Hanif Setiawan dan jajaran manajemen PEP Papua Field.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan kontraktor lokal Max Izak Fonataba menyampaikan, bahwa mereka ingin kontraktor lokal lebih diutamakan dalam setiap proses pengadaan barang dan jasa. Mereka juga berharap agar kontraktor non-lokal agar tidak diikutsertakan dalam kegiatan tender dan sistem tender dilaksanakan dengan transparan. “Tidak boleh ada pengusaha dari luar Papua yang masuk ke Papua” ujar Max Fonataba.

Menanggapi aspirasi tersebut, Hanif Setiawan selaku Papua Field Manager menyampaikan, bahwa PEP Asset Papua Field akan tetap menjaga kearifan lokal dalam kegiatan operasional, salah satunya mengutamakan tenaga kerja dan kontraktor lokal. Dalam proses pengadaan tender, Pertamina EP selalu mengikuti aturan dan prosedur yang berlaku.

“Semua proses yang dilakukan di PEP Papua Field khususnya lelang sudah dilakukan oleh tim yang kompeten dan menjunjung tinggi nilai-nilai serta integritas yg bisa dipertanggungjawabkan. Karena pertamina selalu mengedepankan GCG sebagai penjabaran dari tata nilai dan etika kerja bisnisnya.”, tegas Hanif.

Hanif menambahkan, selama kontraktor lokal dapat memenuhi kriteria dan administrasi, mereka dapat ikut serta dalam kegiatan tender. PEP Asset 4 Papua Field bersedia membantu para kontraktor lokal untuk pemenuhan CSMS. “Kami dan Tim Papua Field siap untuk membantu, tetapi dari bapak-bapak dan ibu-ibu juga harus komit untuk aktif dalam pemenuhan nilai CSMS seperti kontraktor-kontraktor lokal lainnya yang telah lulus," imbuhnya.

Selain meminta untuk memenuhi kewajiban sebagai kontraktor, Pertamina EP Papua Field juga berharap para kontraktor memperhatikan hak-hak tenaga kerja lokal yang ada di Papua. Selain perbaikan CSMS, Hanif mengharapkan terdapat upaya-upaya memperbaiki kinerja pengelolaan kontrak seperti ketepatan waktu pembayaran gaji, kesesuaian pemberian perlengkapan kerja, serta ketepatan waktu dalam pembayaran iuran BPJS Kesehatan.

Pertemuan diakhiri dengan penyampaian komitmen dari pihak PEP Asset 4 Papua Field dengan kontraktor lokal untuk bersama-sama menerapkan CSMS sebaik-baiknya untuk kepentingan bersama. PEP Asset 4 Papua Field bersama dengan kontraktor lokal sepakat agar proses sertifikasi CSMS dapat diselesaikan sampai tanggal 31 April 2019.

Dalam prosesnya, Pertamina EP Asset 4 Papua Field akan mengakomodir segala kebutuhan dan masukan yang disampaikan oleh kontraktor lokal sesuai dengan aturan yang berlaku. PEP Asset 4 Papua Field selama ini selalu mengikutsertakan tenaga kerja lokal dan pengusaha lokal untuk pekerjaan-pekerjaan terkait operasional perusahaan. Dalam rangka meningkatkan kapabilatas dan kemampuan rekan-rekan pengusaha lokal.

Papua Field turut berperan aktif untuk memberikan konsultasi, pelatihan sehingga mendapatkan sertifikat CSMS. Sebagai industri beresiko kerja tinggi, aspek kesehatan, keselamatan kerja dan lindung lingkungan (K3LL) dalam kegiatan operasional sangat diutamakan oleh PEP Asset 4 Papua Field yang merupakan salah satu anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak dalam bidang industri hulu migas.

Demi menjaga keselamatan pekerja dan mitra kerja, Pertamina EP dan para kontraktor wajib mengikuti aturan-aturan K3LL yang berlaku. Contractor Safety Management System atau CSMS adalah salah satu kriteria penilaian yang menjamin sebuah kontraktor telah memenuhi standar K3LL.

Peraturan ini menjadi persyaratan utama yang berlaku kepada seluruh kontraktor lokal maupun non-lokal untuk dapat mengikuti proses pengadaan di industri migas. Aturan ini tercantum di dalam PTK-005/SKKMA0000/2018/S0 SKK Migas yang menjadi pedoman seluruh KKKS termasuk PEP Asset 4 Papua Field dalam melakukan pengadaan barang dan jasa.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Konversi Power Supply,...
Konversi Power Supply, Sukowati Field Ngirit Rp541,056 Juta per Bulan
Pertamina EP Asset 4...
Pertamina EP Asset 4 Siapkan Protokol New Normal
Pertamina EP Asset 3...
Pertamina EP Asset 3 Bor Sumur JAS-022, Hasilnya di Luar Dugaan
GM Asset 4 PT Pertamina...
GM Asset 4 PT Pertamina EP Pantau Progress Recovery CPP Gundih
Pertamina EP Asset 4...
Pertamina EP Asset 4 Beberkan Upaya Jaga Produksi di Tengah Pandemi
Pertamina EP Asset 4...
Pertamina EP Asset 4 Field Poleng Renovasi Gedung SD di Bangkalan
Berita Terkini
Dana Pemerintah Rp281...
Dana Pemerintah Rp281 Triliun Dijamin Parkir di Bank BUMN hingga Desember 2026
11 menit yang lalu
Sah! Berikut Jajaran...
Sah! Berikut Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia Periode 2026-2030
24 menit yang lalu
IHSG Berakhir Jatuh...
IHSG Berakhir Jatuh Makin Dalam Sentuh 5.820, Transaksi Cetak Rp8,7 Triliun
1 jam yang lalu
Seskab Teddy Beberkan...
Seskab Teddy Beberkan Keberhasilan Program Magang Nasional: 30% Peserta Langsung Kerja
1 jam yang lalu
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
1 jam yang lalu
Tutup Akun Kredivo via...
Tutup Akun Kredivo via Link Sembarangan? Awas Risiko Phishing
1 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved