Luhut Target 300.000 Nelayan Melek Teknologi di 2019

Senin, 08 April 2019 - 15:48 WIB
Luhut Target 300.000...
Luhut Target 300.000 Nelayan Melek Teknologi di 2019
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Luhut Pandjaitan menerangkan, Program 1 Juta Nelayan Berdaulat yang baru saja diluncurkan bakal menyasar 300 kabupaten/kota wilayah pesisir Indonesia. Dalam ini program tersebut mendapatkan dukungan dari Badan Usaha Milik Negara BUMN) dan Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan & Pesisir Indonesia (Aspeksindo).

Lebih lanjut terang dia, hal ini menjadi bukti komitmen pemerintah memajukan sektor maritim melalui pengaplikasian teknologi terkini. "Dengan target peserta berjumlah minimal 300.000 nelayan hingga akhir tahun 2019," ujar Menko Luhut di Jakarta, Senin (8/4/2019.

Scbagai langkah awal, sosialisasi dan pelatihan Program 1 Juta Nelayan Berdaulat dilaksanakan tanggal 13-14 April 2019 di Pelabuhan Ratu Sukabumi dan 20-21 April 2019 di Kepulauan SU LA, Maluku Utara. Para nelayan peserta program diberikan workshop selama 2 hari. Hari panama marupakan sosialisasi dan hari adalah kedua praktik/pelatihan.

Peserta Workshop berjumlah sekitar 1.000 orang yang terdiri nelayan, ketua rukun nelayan tiap desa/kecamatan, pengurus/petugas koperasi nelayan, petugas lelang TP1, pembina nelayan. Program sosialisasi dan pelatihan Program 1 Juta Nelayan Berdaulat melibatkan seluruh rantai ekosistem nelayan (Nelayan, Koperasi, TPI, Suplier, Pedagang lkan, dll).

Setelah program terealisasi, akan dilakukan pendampingan secara terus menerus oleh tim pelaksana yaitu Yayasan Dompet Dhuafa sebagai mitra. Nelayan mendapatkan dukungan teknologi berupa aplikasi FishOn , yaitu aplikasi berbasis android dengan fitur pencarian ikan, pengawetan ikan, penjualan ikan, komunikasi/chatting serta pencatatan hasil tangkapan ikan (log book).

Ditambah panic button untuk permintaan bantuan dalam kondisi darurat, fltur pembayaran elektrom'k dan fltur belanja kebutuhan sehari-hari yang terhubung dengan koperasi nelayan. Selain itu, terdapat juga aplikasi penjualan dan manajemen gudang untuk koperasi nelayan, apllkasi lelang ikan online yang menghubungkan TPI, nelayan dan pedagang ikan, serta aplikasi website penj ualan/e-commerce ikan.

"Dukungan akses permodalan untuk menghubungkan nelayan memperoleh kredit produktif dilakukan melalui program kemitraan BUMN maupun kredit usaha rakya (KUR) perbankan. BUMN turut mendukung dengan mengawasi dan membina serta menjamin nelayan agar t bisa memenuhi kewajibannya terhadap pemberi modal," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
5 Nelayan RI Bebas Usai...
5 Nelayan RI Bebas Usai Ditangkap Aparat Malaysia
Luhut: Jangan Terlena...
Luhut: Jangan Terlena Lokasi Strategis, Kebesaran Wilayah hingga SDA Melimpah
Surga Investasi Hasil...
Surga Investasi Hasil Laut dan Pariwisata di Provinsi Papua
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Profil Rizal Ramli,...
Profil Rizal Ramli, Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
15 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved