Jamur Merang Penggerak Ekonomi Masyarakat Susukan

Senin, 08 April 2019 - 16:23 WIB
Jamur Merang Penggerak...
Jamur Merang Penggerak Ekonomi Masyarakat Susukan
A A A
CIREBON - Ada yang unik ketika kita mengunjungi Desa Bojong Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon. Warga selalu sibuk dengan ratusan kumbung jamur merang yang berbaris di tepian kali bojong. Tidak kurang dari 106 kumbung yang dikelola oleh Kelompok Tani Barokah yang diketuai Abdullah.

Setiap hari kelompok tani ini mengirim antara 600 sampai 700 kg jamur merang ke bandar di Karawang. “Kami dulu belajar budidaya jamur ke petani Karawang, tetapi sekarang produksi kami bisa diadu," kata Abdullah semangat.

Tidak sedikit petani jamur merang dari daerah lain seperti Indramayu, Karawang dan Majalengka yang menanyakan kiat sukses menanam jamur. Budidaya jamur merang di Desa Bojongkulon dimulai sudah lama, namun Kelompok Tani Barokah baru dibentuk 6 tahun yang lalu. “Kami libur hanya dua hari, lebaran Idul fitri dan 1 hari lebaran Idul adha dan setiap anggota telah mampu berkurban sapi setiap datang Idul Adha," seru Pak Abdullah.

Saat ini jumlah anggota kelompok sekitar 23 orang dengan masing-masing petani memiliki kumbung jamur antara 5 sampai dengan 7 unit berukuran antara 5 x 6 meter2 atau 6 x 8 meter2. “Usaha tani ini telah mampu menjadi lapangan kerja. Setiap kumbung mempekerjakan antara 2 - 3 orang untuk operasional dan 5 orang untuk panen dengan upah antara Rp 70 sampai Rp 80 ribu sebedug (setengah hari)," terang Abdullah.

Abdullah menerangkan, untuk satu kumbung senilai Rp1,5 juta untuk ukuran 5 x 6 meter2 dan Rp 2,2 juta untuk ukuran 6 x 8 meter2. Dengan ukuran kumbung yang kecil, petani mudah mengatur kondisi kumbung, sehingga potensi berhasil mencapai 85 hingga 90%.

Produksi yang dihasilkan per hari, lanjutnya sekitar 120 kg per hari. Bila harga saat ini Rp26 ribu per kg di tingkat petani, maka penghasilan petani sekitar 3 juta sekali panen panen. Satu periode musim tanam sekitar 30-35 hari, dan satu musim tanam dapat 5 sampai dengan 10 kali panen. Siklus produksi untuk satu tahun sekitar 10 kali, diselingi dengan tanam padi.

Kasie Sayuran Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Moh. Ropai yang mendampingi ke lapangan menjelaskan, bahwa petani jamur mendapat bantuan dari jalur aspirasi menggunakan dana APBD tahun 2018, jenis bantuannya perbaikan kumbung jamur dan kantor kelompok. "Kami mengharapkan ada bantuan dari Ditjen Hortikultura, untuk memberikan pelatihan pascapanen dan peremajaan kumbung,” pintanya.

Kasubdit Sayuran Daun dan Jamur, Indra Husni menyampaikan kepada petani agar tetap semangat dan menjaga kualitas jamur merang yang dihasilkan. Upaya ini dilakukan agar konsumen yang telah menjadi langganan kelompok tani Barokah tidak pindah ke kelompok tani lain. "Diperlukan inovasi dan kerja keras yang terus menerus agar produktivitas dapat terus ditingkatkan," terang Indra.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dinas LHK Jaktim Kenalkan...
Dinas LHK Jaktim Kenalkan Anak dengan Urban Farming Sejak Dini
Kreativitas Warga Papanggo,...
Kreativitas Warga Papanggo, Ubah Lahan Terlantar Jadi Pertanian Produktif
Sekolah Pertanian Berbasis...
Sekolah Pertanian Berbasis Digital Dibangun Pemerintah Tahun Depan
Sarasehan Pertanian...
Sarasehan 'Pertanian Berkelanjutan dan Adopsi Teknologi Modern'
Kelurahan Sunter Agung...
Kelurahan Sunter Agung Kembangkan Sistem Pertanian Perkotaan Rumah Kaca
Dinas Pertanian Sleman...
Dinas Pertanian Sleman Diminta Edukasi Petani Milenial untuk Tingkatkan Produksi
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
5 jam yang lalu
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
5 jam yang lalu
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
6 jam yang lalu
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
6 jam yang lalu
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
6 jam yang lalu
Infografis
Ilmuwan Swiss Berhasil...
Ilmuwan Swiss Berhasil Ciptakan Baterai Hidup dari Jamur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved