Pacu Ekonomi Nias, Pertamina Resmikan Depot Pengisian Pesawat Udara Binaka

Selasa, 09 April 2019 - 17:46 WIB
Pacu Ekonomi Nias, Pertamina...
Pacu Ekonomi Nias, Pertamina Resmikan Depot Pengisian Pesawat Udara Binaka
A A A
NIAS - PT Pertamina tetap mendukung penerbangan nasional di tengah penurunan konsumsi avtur akibat berkurangnya penerbangan, dengan meresmikan Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Binaka, Gunung Sitoli, Kepulauan Nias. Pada Januari hingga Maret 2019, konsumsi avtur di wilayah Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I menurun sebesar 21,4% dibandingkan periode sama tahun lalu.

Kondisi ini tidak mengurungkan niat Pertamina MOR I mengoperasikan DPPU Binaka, meski dari sisi bisnis tidak terlampau menggiurkan. Bandara Binaka rata-rata hanya melayani tujuh kali penerbangan setiap hari dari Kualanamu, Minangkabau dan Cengkareng sehingga konsumsi avturnya pun tidak terlalu signifikan.

"Sebagai perusahaan energi milik bangsa, Pertamina melayani avtur di 67 bandara di seluruh Indonesia. Termasuk bandara di daerah-daerah terluar, terdepan dan tertinggal (3T) seperti Nias," ujar Senior Vice President Corporate Marketing Bussiness Pertamina, Kusnendar di Gunung Sitoli, Kepulauan Nias, Selasa (9/4/2019).

Dalam acara peresmian itu, Ia juga menjelaskan bahwa pengoperasian DPPU Binaka merupakan bagian dari proyek pembangunan dan pengembangan DPPU yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sementara Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu memberikan, apresiasi atas dukungan Pertamina pada pertumbuhan ekonomi di Nias melalui akses energi khususnya Avtur. "Harapan saya dengan beroperasinya DPPU, pasokan avtur dapat terus terjaga. Sehingga berdampak positif pada kemajuan ekonomi di Kepulauan Nias," tutur Arosokhi.

DPPU Binaka memiliki kontribusi penjualan sebanyak rata-rata 1.000 liter per hari. DPPU ini memiliki tangki modular dengan total kapasitas 53.000 Liter. DPPU ke-12 di wilayah Pertamina MOR I ini, mendapat pasokan avtur dari DPPU Kualanamu Medan.

Kusnendar menambahkan, Pertamina tak sekedar berhitung rupiah dalam menjalankan bisnis avtur. Itu sebabnya Pertamina mengoperasikan DPPU di wilayah-wilayah 3T yang jarang dilirik badan usaha lain. Beroperasinya DPPU Binaka, Kepulauan Nias menjadi bukti nyata kehadiran Pertamina dalam rangka mendorong percepatan pembangunan di wilayah itu.

Tahun lalu bandara Binaka melayani sekitar lebih dari 300.000 penumpang. Adapun maskapai yang beroperasi di bandara Binaka yaitu Garuda Indonesia, Citilink, Wings Air dan Aviastar Mandiri. Nias memang terus menggenjot pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah. Tahun 2017, jumlah kunjungan wisatawan ke Pulau Nias tercatat 40.000 wisatawan. Tahun ini, target kunjungan wisatawan ke Nias sekitar 100.000 orang.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jamin Pasokan dan Ketersediaan Energi Selama Agenda G20 Bali
Avtur Campuran Minyak...
Avtur Campuran Minyak Jelantah Mulai Diproduksi 2029, SAF Indonesia Lirik Pasar Internasional
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Stok Berlebih, Pertamina...
Stok Berlebih, Pertamina Ingin Ekspor Solar dan Avtur
Gara-gara Corona, Konsumsi...
Gara-gara Corona, Konsumsi Avtur di Bandara Soetta Anjlok Sampai 75%
Konsumsi Avtur di Wilayah...
Konsumsi Avtur di Wilayah Sulawesi Mulai Mengalami Peningkatan
Berita Terkini
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
1 menit yang lalu
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
14 menit yang lalu
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
1 jam yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
2 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
2 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved