Kontribusi GO-FOOD Terhadap Ekonomi Capai Rp18 Triliun

Selasa, 23 April 2019 - 11:34 WIB
Kontribusi GO-FOOD Terhadap...
Kontribusi GO-FOOD Terhadap Ekonomi Capai Rp18 Triliun
A A A
JAKARTA - Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2015, GO-FOOD kini telah berkembang menjadi layanan online food delivery nomor satu di Indonesia dan Asia Tenggara. GO-FOOD telah menggandeng lebih dari 400.000 mitra merchant, dimana 96% di antaranya merupakan UMKM kuliner.

GO-FOOD kini menguasai pangsa pasar online food delivery di Indonesia yang mencapai 80% atau minimal empat kali lipat lebih besar dari penyedia layanan sejenis. Hal ini juga didukung kuat oleh jumlah pesanan GO-FOOD yang tumbuh tujuh kali lipat dalam dua tahun terakhir dan ini menyumbang ekonomi Indonesia

"Tidak hanya menjadi andalan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan kuliner, GO-FOOD juga memberikan kontribusi yang signifikan pada perekonomian Indonesia, yaitu sebesar Rp18 triliun, menurut hasil riset Lembaga Demografi FEB UI (LD FEB UI) baru-baru ini," ujar Chief Food Officer GOJEK Catherine Hindra Sutjahyo di Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Riset ini juga melansir bahwa peningkatan volume dan omzet bisnis memacu mitra UMKM untuk terus mengembangkan usahanya. Hal ini ditunjukkan dari 85% responden UMKM yang menginvestasikan kembali pendapatannya dari GO-FOOD ke dalam usaha mereka.

Merayakan keberhasilan ini, GO-FOOD kembali menggelar Hari Kuliner Nasional (HARKULNAS) GO-FOOD untuk mengapresiasi puluhan ribu merchant, jutaan driver dan puluhan juta pelanggan setia GO-FOOD yang turut berperan dalam mendorong kontribusi ekosistem GO-FOOD kepada perekonomian Indonesia. Program HARKULNAS GO-FOOD tahun kedua ini dilakukan selama 20 hari, di 16 kota di seluruh Indonesia, Iebih panjang periode dan cakupan kotanya dibandingkan dengan tahun lalu.

"Kami bangga mitra merchant GO-FOOD bisa turut memberikan kontribusi nyata kepada perekonomian melalui pemanfaatan teknologi. Kunci kesuksesan GO-FOOD dalam mendorong peningkatan bisnis merchant, tidak hanya dengan memberikan akses langsung kepada pasar, tapi juga memahami kebutuhan mereka dengan menciptakan ekosistem teknologi yang bisa menjawab kebutuhan mereka dari hulu ke hilir," jelasnya

Berkat teknologi GO-JEK, mitra merchant GO-FOOD dapat terus mengembangkan skala bisnisnya. Mitra UMKM GO-FOOD rata-rata mengalami peningkatan omzet 3,5 kali lipat sejak mereka bergabung.

"Bukan tidak mungkin, usaha mitra merchant yang terus berkembang ini akan menciptakan lapangan kerja baru yang mampu menyerap ribuan bahkan jutaan tenaga kerja," imbuhnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Insta360 Go Ultra Meluncur:...
Insta360 Go Ultra Meluncur: Inovasi Mahal yang Mulai Kehilangan Jati Diri?
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Spesifikasi dan Harga...
Spesifikasi dan Harga Insta360 Go 3, Kamera Aksi Terkecil di Dunia
Putri Terancam Tak Main,...
Putri Terancam Tak Main, Tim Garuda Berhadapan dengan Malaysia di Pertandingan Terakhir
Ganjar Dorong Pelaku...
Ganjar Dorong Pelaku UMKM Go Digital dan Go Global
Insta360 Rilis Aksesori...
Insta360 Rilis Aksesori Retro Viewfinder, Sulap Kamera Aksi Jadi Kamera Jadul
Berita Terkini
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
34 menit yang lalu
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
1 jam yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
2 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
3 jam yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
3 jam yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
5 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved