Industri Migas Punya Medan Berat, Jonan Ingin Implementasi K3 Menyeluruh

Kamis, 25 April 2019 - 13:01 WIB
Industri Migas Punya...
Industri Migas Punya Medan Berat, Jonan Ingin Implementasi K3 Menyeluruh
A A A
JAKARTA - Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan, industri minyak dan gas bumi (migas) serta pertambangan membutuhkan implementasi Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) secara menyeluruh. Hal ini disampaikan saat penyelenggaraan International Conference of Occupational Health and Safety (ICOHS) kedua di Jakarta.

"Indonesia memiliki banyak potensi di industri migas, namun karena medannya yang memang berat, diperlukan implementasi K3 yang menyeluruh untuk mendongkrak kesehatan dan keselamatan kerja di lingkup tersebut," ujar Menteri Jonan di Jakarta, Kamis (25/4/2019).

K3 merupakan salah satu aspek perlindungan bagi tenaga kerja yang diatur dalam Undang Undang Nomor 13 Tahun 2003. Ada tiga alasan penting mengapa K3 perlu diimplementasikan dalam pekerjaan apapun. Pertama, perlindungan hidup dan kesehatan di tempat kerja adalah hak mendasar pekerja.

Kedua, dari segi aspek hukum, tanggung jawab pemerintah dan pengusaha untuk memastikan bahwa lingkungan kerja aman dan sehat. Ketiga, dari segi aspek ekonomis, untuk mencegah kerugian yang disebabkan oleh cedera dan sakit pekerja, aset rusak, reputasi negatif dari masyarakat, dan yang lainnya.

Kepala Departemen K3 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Indri Hapsari Susilowati menambahkan, ICOHS menjadi sarana untuk mempertahankan keilmuan, atmosfer bagi para sarjana, akademisi, peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan untuk berbagi pengetahuan dan praktik terbaik dalam implementasi K3, khususnya di negara-negara berkembang.

"Di negara-negara maju, K3 dikembangkan oleh setiap industri dan sektor publik secara independen dengan pedoman dan standar implementasi minimum. Di Indonesia sendiri, salah satu faktor yang mempengaruhi produktivitas karyawan adalah K3," jelasnya Indri.

Dalam era industri 4.0 menurutnya ada empat tantangan terkait K3, diantaranya tantangan terkait organisasi kerja baru, kerangka kerja legislatif dan regulasi yang masih tertinggal, sistem manajemen K3 yang akan diperiksa ulang dan memikirkan kembali manajemen risiko kerja.

"Diharapkan dengan adanya konferensi ini, akan terbangun jaringan dengan para ahli dan praktisi K3 dari berbagai negara, membangun kekuatan nasional dan kolaborasi internasional. Baik dalam penelitian dan praktik, mendapatkan informasi terkini tentang pengetahuan dan praktik terbaik dalam menerapkan K3 serta melakukan peluang untuk publikasi internasional," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Standar Operasi Aman,...
Standar Operasi Aman, Pertagas Peroleh 3 Penghargaan Kementerian ESDM
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Raih 5 Penghargaan Keselamatan Migas 2024
Pertamina Gas Catatkan...
Pertamina Gas Catatkan 105 Juta Jam Kerja Aman
Membanggakan! PGN Group...
Membanggakan! PGN Group Boyong 21 Penghargaan Keselamatan Migas 2025
Genjot Kualitas SDM...
Genjot Kualitas SDM HSSE, PHE Gelar Upstream Fire and Rescue Challenge
Benahi Aspek Keselamatan...
Benahi Aspek Keselamatan Kerja, Safe Work Indonesia Gelar Pemeran K3 Pertama di Tanah Air
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
1 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
1 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
1 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
1 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
1 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
1 jam yang lalu
Infografis
5 Artis Indonesia Punya...
5 Artis Indonesia Punya Gelar S3, Ada yang Sukses Menjadi Dosen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved