Kesuksesan Kartu Tani di Ciamis Dijadikan Percontohan

Kamis, 25 April 2019 - 21:37 WIB
Kesuksesan Kartu Tani...
Kesuksesan Kartu Tani di Ciamis Dijadikan Percontohan
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian ingin menjadikan Kabupaten Ciamis di Jawa Barat sebagai percontohan penerapan Kartu Tani. Saat ini, sudah ada 112 ribu petani Ciamis yang menggunakan Kartu Tani untuk membeli pupuk bersubsidi.

Kasubdit Pupuk Bersubsidi Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Uray Suhartono mengunjungi sejumlah kios pupuk di Ciamis. Dalam kunjungannya, memang masih ditemukan kendala-kendala kecil, namun tidak menghalangi distribusi pupuk bersubsidi.

"Memang masih ada sedikit kendala, tapi hanya terjadi kepada satu dua orang saja. Kendala lainnya masih ada di akurasi data e-RDKK yang diisi petani. Kita terus sosialisai dan perbaiki data ini," ujar Uray, Kamis (25/4/2019).

Dijelaskan Uray, kedepan petani disyaratkan memiliki memiliki Kartu Tani untuk mendapatkan pupuk subsidi dan bantuan pemerintah lainnya. Dengan memiliki Kartu Tani, petani dipastikan mendapat kuota pupuk subsidi dan non subsidi.

Untuk itu, Kementan mendorong daerah untuk segera menyelesaikan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), karena RDKK jadi database (pangkalan data) Kartu Tani dan pembagian pupuk bersubsidi.

Uray mengatakan, dengan Kartu Tani, program pupuk bersubsidi dapat diterima petani kecil yang selama ini kesulitan mendapatkan pasokan.

"Dengan Kartu Tani, pemerintah bisa mengetahui dengan tepat data petani yang membutuhkan pupuk dan jumlah pupuk yang dibutuhkan. Oleh karena itu, distribusi pupuk subsidi akan lebih tepat sasaran dan efisien," ujar Uray.

Data yang dibutuhkan pemerintah tersebut didapat dari RDKK yang dibuat oleh Kelompok Tani. Sehingga pemerintah dapat mengukur secara tepat jumlah petani dan jumlah pupuk yang dibutuhkan.

"Perbaikan sistem dan validasi e-RDKK terus dilakukan untuk penyaluran pupuk bersubsidi. Sehingga nantinya pupuk bersubsidi bisa lebih tepat sasaran sekaligus sinkron dengan database yang akan digunakan sebagai kartu tani," jelasnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis, Kustini, mengatakan di Kabupaten Ciamis terdapat 126 ribu petani yang terdaftar, saat ini sudah sekitar 112 ribu petani yang memiliki Kartu Tani sebagai akses mendapatkan pupuk.

"Tahun ini kartu tani untuk sisa jumlah petani akan terdistribusikan kepada yang bersangkutan. Proses pendataan masih berlangsung," kata Kustini.

Dijelaskannya, Kartu Tani di Ciamis dicetak oleh bank rekanan program kartu tani yaitu Bank Mandiri. Kartu tani yang dikeluarkan pemerintah. Ciamis, katanya, menduduki peringkat pertama untuk transaksi kartu di seluruh Jawa Barat pada 2018. Hal tersebut mengindikasikan bahwa Kartu Tani dinilai memegang peranan penting oleh petani Ciamis.

"Kartu Tani diluncurkan Menteri Pertanian dan Menteri BUMN di Ciamis.Kita menduduki peringkat pertama di Jawa Barat untuk transaksi kartu tani. Ini berarti petani di Ciamis sangat merasakan manfaat program kartu tani ini," imbuhnya.

Dia mengapresiasi kepada semua pihak terutama kepada penyuluh pertanian yang telah bekerja secara total mensosialisasikan pentingnya Kartu Tani.

Ragam manfaat Kartu Tani ini sudah dirasakan Petani Ciamis. Salah satunya adalah petani di Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Dede Junaidi.

"Punya Kartu Tani dari dua tahun lalu, alhamdulilah terbantu. Jadi meskipun pupuk subsidi dicabut nantinya, kita sudah ada kuotanya di situ," ungkap Dede.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
2021, Kartu Tani Ditargetkan...
2021, Kartu Tani Ditargetkan Berlangsung Efektif
Manfaat Kartu Tani Diperkenalkan...
Manfaat Kartu Tani Diperkenalkan ke Petani Tanah Laut
Kartu Tani Diterapkan...
Kartu Tani Diterapkan di 4 Daerah Per 1 September
Legislator di Daerah...
Legislator di Daerah Diharapkan Turut Dukung Program Pertanian
5.571 Kartu Tani Disebar...
5.571 Kartu Tani Disebar ke Petani Manuju dan Bontomarannu
Kementan Salurkan 76....
Kementan Salurkan 76. 000 Kartu Tani untuk Bantu Petani di Gowa
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
35 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
52 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved