DJP Temukan Masih Ada Perusahaan yang Telat Laporkan Pajaknya

Senin, 29 April 2019 - 21:01 WIB
DJP Temukan Masih Ada...
DJP Temukan Masih Ada Perusahaan yang Telat Laporkan Pajaknya
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat masih banyak perusahaan yang telat melaporkan kewajiban pajaknya. Keterlambatan itu umumnya terjadi karena adanya ketidakcocokan laporan yang perlu diselesaikan antara petugas pajak dan perusahaan.

"Ya ada saja permasalahannya tapi kan kalau ada pemeriksaan dan ada itu masalah dispute, bukan karena dia tidak mau bayar, tapi ada hal-hal yang belum ketemu antara petugas pajak, pemeriksa dan wajib pajak," ujar Hestu Yoga di Jakarta, Senin (29/4/2019).

Untuk itu, kata dia, DJP akan terus bekerja sama dengan BEI untuk meningkatkan laporan wajib pajak agar tepat waktu. "Kalau emiten laporkan ke BEI dan data langsung keluar jadi harus sinkron, dengan waktu yang juga kita bisa lebih cepat kalau dibandingkan menunggu SPT dilaporkan, laporan keuangan sudah bisa dianalisa, dan lakukan pembinaaan emiten dari sisi pajak," jelasnya.

Saat ini, kata dia, langkah kolaborasi DJP dengan BEI adalah untuk memperdalam atau mengembangkan pasar modal sekaligus melakukan program sosialisasi bersama.

"Karena kan kalau perusahaan sudah go public yang melihat tidak hanya Ditjen Pajak tapi yang melihat itu juga pemegang saham publik, OJK dan lembaga lain. Tentunya ini mendorong WP yang go public dapat lebih tertib dalam administrasi perpajakan," jelasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Percepat Pemulihan,...
Percepat Pemulihan, Pemerintah Perluas Penerima Insentif Pajak
Tingkatkan Kepercayaan...
Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat, IKPI-Ditjen Pajak Komitmen Jaga Integritas
Amankah Penerimaan Pajak...
Amankah Penerimaan Pajak di 2023?
Pengembalian Pembayaran...
Pengembalian Pembayaran Pajak Meledak hingga Rp340 Triliun, Apa Efek Restitusi Pajak?
Begini Cara Membuat...
Begini Cara Membuat NPWP Online, Mudah Kok!
Berita Terkini
Industri Keramik Tertekan,...
Industri Keramik Tertekan, Concord Industry Minta Harga Gas Lebih Kompetitif
9 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
58 menit yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
1 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
4 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
6 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
7 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved