Pertumbuhan Kredit Perbankan Melambat

Kamis, 02 Mei 2019 - 12:56 WIB
Pertumbuhan Kredit Perbankan...
Pertumbuhan Kredit Perbankan Melambat
A A A
JAKARTA - Penyaluran kredit perbankan pada Maret 2019 sebesar Rp5.319,3 triliun atau tumbuh 11,5% (yoy) lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 12% (yoy). Perlambatan penyaluran kredit tersebut utamanya terjadi pada golongan debitur korporasi yang memiliki pangsa 50,1% dari total penyaluran kredit.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikkss Bank Indonesia Onny Widjanarko mengatakan, kredit korporasi tumbuh sebesar 15,0% (yoy) pada Maret 2019, melambat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 15,8% (yoy). Di sisi lain, debitur perseorangan dengan pangsa 46,0% dari total kredit tumbuh relatif stabil dari 9,0% (yoy) menjadi 9,1 % (yoy)."Berdasarkan jenis penggunaannya, perlambatan pertumbuhan kredit terjadi pada seluruh jenis penggunaannya," kata Onny di Jakarta kemarin.

Sedangkan, Kredit modal kerja (KMK) tercatat tumbuh melambat dari 12,9% (yoy) menjadi 12,3% (yoy) pada Maret 2019. Perlambatan pertumbuhan KMK utamanya terjadi pada sektor industri pengolahan dan sektor konstruksi. KMK sektor industri pengolahan melambat dari 17,5% (yoy) menjadi 15,1% (yoy) pada Maret 2019 terutama disebabkan oleh kredit yang disalurkan untuk subsektor industri pengolahan bubur kertas (pulp), kertas dan karton di wilayah Banten dan Jawa Timur.

Sementara itu, pertumbuhan KMK kepada sektor konstruksi mengalami perlambatan dari 21,5% (yoy) menjadi 20,9% (yoy) khususnya pada subsektor konstruksi perumahan sederhana di wilayah Jawa Timur dan Jawa Barat. Onny menuturka, Kredit Investasi (Kl) tumbuh melambat dari 13,4% (yoy) menjadi 13,2% (yoy) pada bulan Maret 2019 terutama pada sektor pengangkutan dan komunikasi serta sektor konstruksi.

Perlambatan KI pada sektor pengangkutan dan komunikasi dari 21,1% (yoy) pada Februari 2019 menjadi 17,5% (yoy) pada Maret 2019 terutama disebabkan oleh subsektor jasa telekomunikasi di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat. Sementara Kl pada sektor konstruksi tercatat tumbuh 43,1% (yoy), lebih rendah dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 47,8% (yoy) yang disebabkan oleh perlambatan penyaluran kredit pada subsektor bangunan jalan tol di Jawa Timur dan Sumatera Utara.

Kemudian, Kredit Konsumsi (KK) pada Maret 2019 tumbuh 8,9% (yoy), melambat dibanding bulan sebelumnya sebesar 9,6% (yoy), yang bersumber dari perlambatan kredit kepemilikan rumah (KPR), kredit kendaraan bermotor (KKB) dan kredit multiguna. Sejalan dengan pertumbuhan total kredit, pertumbuhan kredit properti pada Maret 2019 melambat dari 17,9% (yoy), menjadi 17,1% (yoy), didorong oleh perlambatan kredit KPR dan KPA, kredit konstruksi, maupun kredit real estate.

"Pertumbuhan kredit KPR dan KPA sebesar 13,2% (yoy) pada bulan Maret 2019, Iebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 13,7% (yoy)," tukas Onny. (Kunthi Fahmar Sandy)
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penyaluran Kredit Bank...
Penyaluran Kredit Bank Naik di Agustus 2023, BI Ungkap Penyebabnya
BI Prediksi Pertumbuhan...
BI Prediksi Pertumbuhan Kredit Sisa 2024 Tetap Berada di Kisaran 10-12 Persen
Permintaan Kredit Pelaku...
Permintaan Kredit Pelaku Usaha Masih Lemas, BI: Dana Belum Cair Rp2.374,8 Triliun
Awas, BI Kasih Peringatan...
Awas, BI Kasih Peringatan Perlambatan Kredit Masih Akan Terjadi
Penyaluran Kredit BRI...
Penyaluran Kredit BRI Tembus Rp922,97 Triliun, Paling Gede Buat UMKM
Kualitas Kredit Membaik,...
Kualitas Kredit Membaik, Bank Mandiri Catat Penurunan NPL 1,36%
Berita Terkini
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
8 menit yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
20 menit yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
35 menit yang lalu
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
1 jam yang lalu
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
1 jam yang lalu
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
1 jam yang lalu
Infografis
Industri Perbankan China...
Industri Perbankan China Memburuk, 40 Bank bangkrut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved