NTP, NTUP Stabil dan Inflasi Menjelang Ramadhan Terkendali

Jum'at, 03 Mei 2019 - 09:41 WIB
NTP, NTUP Stabil dan...
NTP, NTUP Stabil dan Inflasi Menjelang Ramadhan Terkendali
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis perkembangan Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) dan Nilai Tukar Petani (NTP) periode April 2019. Dalam rilisnya, BPS mencatat adanya kenaikan pada Indeks Harga yang Diterima Petani (It) yakni sebesar 0,12%.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan dengan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib), yakni sebesar 0,61%. Kenaikan itu sangat berpengaruh terhadap NTUP dan NTP. Tercatat, kedua item ini mencapai 102,23.

"Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian secara nasional periode April 2019 mencapai sebesar 111,13 atau relatif stabil jika dibanding NTUP bulan sebelumnya," kata Kepala BPS Suhariyanto, Kamis (2/5/2019).

Suhariyanto menyampaikan bahwa kondisi diatas tak lepas dari stabilnya harga gabah kering panen di tingkat petani selama April 2019. Tercatat, harga gabah bulan lalu mencapai Rp4.357,00 per kilogram. Sementara di tingkat penggilingan kondisi harga tersebut mencapai Rp4.446,00 per kg.

"Jadi, rata-rata harga GKG di tingkat petani mencapai Rp5.127,00 per kilo atau turun 7,29 persen dan di tingkat penggilingan Rp5.221,00 per kg atau turun 7,65 persen," katanya.

Sedangkan untuk harga gabah berkualitas rendah, lanjut dia, saat ini mencapai Rp4.022,00 per kilogram atau turun sebesar 6,37 persen. Adapun harga di tingkat penggilingan mencapai Rp4.119,00 atau turun 6,25 persen.

"Jika dibandingkan bulan April 2018, rata-rata harga di tingkat petani mengalami penurunan sebesar 4,37 persen, 2,21 persen, dan 6,65 persen," katanya.

Sementara itu, perkembangan indeks harga konsumen atau inflasi periode April 2019 berada di angka 0,44 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai sebesar 136,47. Sedangkan tingkat inflasi periode Januari–April mencapai 0,80 persen. Dengan demikian tingkat inflasi dari tahun ke tahun hanya sebesar 2,83%.
(akn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Strategi Penilaian Kinerja...
Strategi Penilaian Kinerja Kementerian Pertanian
Pelaku Pemalsuan Pestisida...
Pelaku Pemalsuan Pestisida Dapat Dihukum Maksimal
Kementan Ajak Petani...
Kementan Ajak Petani dan Penyuluh Manfaatkan Bahan Organik
Antisipasi Kekeringan,...
Antisipasi Kekeringan, Masa Tanam Kedua Padi Dipercepat Mei
Antisipasi Krisis Pangan,...
Antisipasi Krisis Pangan, Pemerintah Akan Buka Lahan Sawah 900 Ribu Hektare
Petani Maros Giatkan...
Petani Maros Giatkan On Farm dengan Tanam Cabai Organik
Berita Terkini
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
19 menit yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
1 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
3 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
4 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
5 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
6 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved