Rupiah Sesi Pagi Dibuka Makin Parah ke Level Rp14.308/USD

Senin, 06 Mei 2019 - 10:37 WIB
Rupiah Sesi Pagi Dibuka...
Rupiah Sesi Pagi Dibuka Makin Parah ke Level Rp14.308/USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Senin (6/5/2019) dibuka semakin parah hingga menyentuh level Rp14.330/USD untuk menjadi sinyal keterpurukan pekan ini. Mengawali bulan Ramadhan hari ini, rupiah terjun bebas untuk mengiringi penguatan Yen Jepang serta kejatuan Yuan saat Presiden AS Donald Trump meningkatkan tensi perang perdagangan dengan China.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka ambruk sangat dalam menjadi Rp14.308/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah tak berdaya untuk melanjutkan tren negatif dari Jumat kemarin Rp14.282/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah juga tenggelam ke posisi Rp14.330/USD atau memburuk dibandingkan sesi perdagangan sebelumnya Rp14.263/USD. Rupiah terlihat masih terbebani sehingga masih bergerak di kisaran level Rp14.250 hingga Rp14.330/USD.

Data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi merosot tajam hingga menuju level Rp14.305/USD. Raihan tersebut melengkapi kejatuhan kurs rupiah dalam satu pekan terakhir.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange anjlok ke level Rp14.331/USD dibandingkan akhir pekan kemarin pada posisi Rp14.265/USD. Kurs Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.125-Rp14.331/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, mata uang safe haven yakni Yen Jepang tercatat naik dan Yuan tergelincir pada perdagangan hari Senin setelah Presiden AS Donald Trump mengancam bakal menaikkan tarif untuk produk-produk China. Sedangkan Beijing dilaporkan mempertimbangkan untuk membatalkan pembicaraan yang direncanakan berlangsung minggu ini, hingga mengirim aset berisiko bergejolak.

Investor merespons dengan menawar yen, yang dianggap sebagai investasi aman saat-saat bergelombang mengingat status Jepang sebagai kreditor terbesar dunia dan banyak aset di luar negeri. Dolar melemah menjadi 110,53 terhadap yen, setelah sebelumnya menyentuh posisi terdalam lima minggu di 110,335.

Sedangkan pasar kembali dengan cenderung pergeraan yang tipis karena Jepang tetap libur, meskipun China kembali dari kehancurannya. Euro mencapai level terendah sejak Januari di sekitar 123,33 saat melawan yen dan terakhir berada pada posisi 123,56.

Mata uang tunggal stabil terhadap dolar di posisi 1,1191, sedangkan indeks dolar hampir tidak berubah pada level 97,519. Dolar naik 1% versus yuan Tiongkok menjadi 6.8007, sementara Shanghai blue chips kehilangan 4%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Dollar AS Masih Tidak...
Dollar AS Masih Tidak Berdaya, Rupiah Seharusnya Bisa Menguat
Rupiah Lemas di Awal...
Rupiah Lemas di Awal Sesi, Hanya Naik Tipis ke Rp14.907/USD
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
2 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
2 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
3 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
4 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
4 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
4 jam yang lalu
Infografis
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved