IHSG Dibuka Balik Menguat Iringi Laju Mixed Bursa Asia

Selasa, 07 Mei 2019 - 09:35 WIB
IHSG Dibuka Balik Menguat...
IHSG Dibuka Balik Menguat Iringi Laju Mixed Bursa Asia
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan, Selasa (7/5/2019) menanjak naik untuk berbalik dari tren negatif dalam beberapa pekan terakhir. Pagi ini, IHSG menguat 15,609 poin atau 0,249% menjadi 6.271,96 saat bursa utama Asia lainnya melaju variatif.

Sementara pada perdagangan awal pekan kemarin, bursa saham Tanah Air berakhir melemah untuk melengkapi kejatuhan bursa utama Asia dipimpin bursa China yang terjun bebas setelah Presiden Donald Trump mengancam bakal menerapkan tarif tinggi terhadap produk China. Di akhir sesi hari ini, IHSG turun lebih rendah 63,11 poin atau 1,00% ke level 6.256,35

Peningkatan IHSG pagi ini didorong antara lain oleh kenaikan harga saham Bank Central Asia Tbk (BBCA), Bank Mandiri Tbk (BMRI), Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dan Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

Hingga pukul 09.02 WIB, harga saham emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun, yaitu BBCA naik 0,98% jadi Rp28.375 per unit. Adapun harga saham BMRI naik 1,99% ke Rp7.675, TLKM naik 0,78% ke Rp3.870, dan UNVR naik 0,06% jadi Rp45.370 per saham.

Di sisi lain pasar saham Asia Pasifik bervariasi selama perdagangan Selasa pagi di tengah ketegangan baru antara Amerika Serikat (AS) dan China, setelah Washington mengatakan tarif produk-produk impor asal China bakal naik pada hari Jumat. Bursa saham China yang anjlok lebih dari 5% pada awal pekan kemarin, berusaha mencetak pemulihan pada sesi pembukaan hari ini.

Tercatat Komposit Shanghai berhasil menanjak naik 0,64% untuk diikuti raihan positif Komposit Shenzhen lewat peningkatan mencapai sebesar 1,45%. Sementara itu, indeks Hang Seng di Hong Kong bertambah hingga 0,70%. Sedangkan indeks Nikkei Jepang yang kembali ke hari pertama perdagangan setelah periode liburan panjang justru tergelincir 0,97% dalam perdagangan pagi.

Kejatuhan indeks saham Jepang tertekan penyusutan saham indeks kelas berat Fanuc yang turun lebih dari 2% untuk selanjutnya Indeks Topix juga lebih rendah 0,66%. Bursa saham Korea Selatan ditutup turun 1% karena saham Hyundai Motor merosot mencapai 1%, sedangkan bursa patokan Australia yakni ASX 200 menanjak naik hingga 0,8%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Menguji Support...
IHSG Menguji Support Kuat 5.780, Saatnya Masuk ke Saham Bluechips
Masuk Zona Merah Lagi,...
Masuk Zona Merah Lagi, IHSG Ditutup Turun ke Level 5.970
Ditutup di Zona Merah,...
Ditutup di Zona Merah, IHSG Anjlok 1,76% ke Level 5.833
Bergerak 2 Arah, IHSG...
Bergerak 2 Arah, IHSG Ditutup Naik Tipis ke Level 5.834
Makin Anjlok, IHSG Ditutup...
Makin Anjlok, IHSG Ditutup Turun 1,27% ke Level 5.700
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Naik 22 Poin ke level 5.785
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
5 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
6 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
6 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
7 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
7 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
8 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved