Kimia Farma Tawarkan Obligasi Rp1,5 Triliun

Rabu, 08 Mei 2019 - 00:10 WIB
Kimia Farma Tawarkan...
Kimia Farma Tawarkan Obligasi Rp1,5 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan senilai Rp1,5 triliun dalam waktu dekat.

Direktur Keuangan Kimia Farma, IGN Suharta Wijaya mengatakan, obligasi akan ditawarkan dalam dua tahap. Tahap pertama senilai Rp1 triliun dan Rp500 miliar untuk tahap selanjutnya. Tenor yang diberikan berkisar 3-5 tahun.

"Kami harapkan bulan Juli, uangnya sudah masuk dan kita sesuaikan dengan kebutuhan perusahaan," kata Suharta, di Jakarta, Selasa (7/5/2019).

Dalam rangka penerbitan obligasi ini, perseroan tidak memerlukan persetujuan RUPS karena nilai penerbitan di bawah nilai ekuitas perseroan. Saat ini, perseroan tengah meminta izin kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Kementerian BUMN untuk merealisasikan hajatan tersebut.

Direktur Utama Kimia Farma, Honesty Basir, menambahkan induk holding dipercayakan kepada PT Bio Farma (Persero) dengan anggota Kimia Farma dan PT Indofarma (Persero) Tbk. Saat ini, pihaknya tengah menunggu peraturan pemerintah (PP) diterbitkan sebagai payung hukum.

"Saat ini, bolanya ada di pemerintah. Kita berharap semester I terbentuk," tandasnya.

Selain itu, perseroan juga tengah mengkaji rencana penerbitan rights issue. Namun, waktu pelaksanaannya masih menunggu pembentukan holding BUMN sektor farmasi.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kembali Berlayar di...
Kembali Berlayar di Kepulauan Seribu, Klinik Apung Disambut Positif
Layanan Vaksinasi Covis-19...
Layanan Vaksinasi Covis-19 Berbayar di Kimia Farma, Intip Jenis Vaksin dan Cara Pendaftarannya
Luncurkan 2 Layanan...
Luncurkan 2 Layanan Baru, Kimia Farma Diagnostika Optimistis Raih Pendapatan Rp2,5 T
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
IATA Terbitkan Obligasi...
IATA Terbitkan Obligasi dan Sukuk Wakalah Berkelanjutan Tahap I Tahun Ini
Menelusur Fakta Vaksinasi...
Menelusur Fakta Vaksinasi Bayar Sendiri di Kimia Farma Berujung Penundaan
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
5 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
6 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
6 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
6 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
6 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
7 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved