Kembangkan Buah Lokal Unggulan, 6.000 Hektare/Tahun Jadi Sentra Produksi

Selasa, 14 Mei 2019 - 23:05 WIB
Kembangkan Buah Lokal...
Kembangkan Buah Lokal Unggulan, 6.000 Hektare/Tahun Jadi Sentra Produksi
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) fokus meningkatkan produksi, mutu dan daya saing buah lokal. Berbagai fasilitasi diberikan mulai dari pengembangan kawasan buah-buahan unggulan, penyediaan benih unggul, penerapan Good Agriculture Practices (GAP), Integrated Pest Management (IPM), fasilitasi bangunan, pemenuhan alat pasca panen hingga promosi dan pemasaran.

"Kementan mengalokasikan dana APBN untuk program pengembangan kawasan buah-buahan unggulan seperti jeruk, mangga, manggis, pisang, lengkeng, durian, nanas, pepaya, buah naga dan buah-buahan lainnya. Lebih dari 6.000 hektare setiap tahunnya kawasan buah-buahan dibentuk di sentra-sentra produksi," terang Plt. Direktur Buah dan Florikultura, Sri Wijayanti Yusuf.

Lebih lanjut Ia memaparkan, bahwa program pengembangan kawasan buah-buahan tersebut, secara bertahap mampu meningkatkan produksi buah nasional. "Jika kita lihat data BPS, produksi buah-buahan cenderung meningkat. Pada 2017 tercatat sebesar 19,6 juta ton dan pada 2018 meningkat 3,07% menjadi 20,2 juta ton," lanjut Direktur yang biasa dipanggil Yanti ini.

Tidak hanya peningkatan produksi, perbaikan mutu buah berdampak pada peningkatan ekspor. Pada 2017 volume ekspor buah-buahan sebesar 41,4 ribu ton dan pada 2018 meningkat menjadi 89,3 ribu ton atau lebih tinggi sebesar 115,5%. Yanti menekankan, buah berkualitas tidak hanya untuk pasar ekspor tapi juga sudah menjadi tuntutan untuk pasar dalam negeri. Oleh karena itu peningkatan mutu dan promosi mutlak diperlukan.

Saat menghadiri Gelar Buah yang dilaksanakan di Bay Walk Mall Pluit, dirinya menyampaikan bahwa promosi buah lokal berkualitas mengusung tema Fresh From the Farmers ini sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap petani binaan. Petani dinilai berkomitmen menerapkan budidaya yang baik sehingga menghasilkan buah yang bermutu.

"Saat ini telah memasuki musim panen dengan produksi yang cukup dan sekaligus menyambut Ramadhan. Ditjen Hortikultura berinisiasi memamerkan buah-buahan lokal segar langsung dari kebun petani ini selama 2 hari di hari _weekend_ di Baywalk Mall Pluit ini," jelas Yanti.

Sambung dia menjabarkan, tidak kurang dari 22 jenis buah dari 15 kabupaten yang ditampilkan, di antaranya Jeruk Keprok Terigas Mamuju, Keprok Batu 55 Malang, RGL Bengkulu, Siem Cilacap, Baby Organik Pacitan, Baby Malang, Lemon Bandung Barat, Manggis Tasikmalaya, Manggis Ponorogo, Alpukat Miki Temanggung, Alpukat Solok, Belimbing Madu Cilacap, Belimbing Jepara, Jambu Biji Merah Cilacap, Sawo Sumedang, Pisang Ambon dan Rajabulu Cianjur, Pepaya Calina Cianjur, Pisang Mas Kirana dan Salak Lumajang, serta Salak Nglumut Magelang.

Selly, salah satu pengunjung merasa sangat senang dengan adanya kegiatan Fresh From the Farmers ini. "Saya jadi tahu beragam buah unggulan dari banyak daerah. Tidak hanya berkualitas, buah dijual dengan harga yang sangat bersaing," ucapnya.

Lebih lanjut Selly berharap kegiatan yang dilakukan Kementan dapat secara rutin terlaksana. Masyarakat bisa belanja buah berkualitas dengan harga murah sekaligus teredukasi bahwa Indonesia sangat kaya akan plasma nutfah buah unggulan. "Kita selama ini hanya tahu buah berkualitas super hanyalah buah impor, ternyata kita punya buah lokal yang tidak kalah dengan buah impor," tambahnya.

Sebelum meninggalkan Baywalk Mall Pluit, Yanti mengatakan bahwa setelah Hari Raya Lebaran, sekitar pertengahan bulan Juni, Kementan akan kembali menggelar buah lokal unggulan berkualitas seperti ini di Mall of Indonesia.

"Bulan depan akan lebih banyak buah yang memasuki masa panen, terutama jeruk yang akan memasuki panen raya. Kita punya banyak jeruk unggulan dari seluruh Indonesia. Lengkeng juga diperkirakan mulai panen. Nantikan kehadirannya. Buah lokal siap membanjiri Jakarta," tutup Yanti optimistis.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Produk Pestisida dan...
Produk Pestisida dan Pupuk Ramah Lingkungan Disiapkan Nara Kupu Village
Buah Asal RI Makin Diminati,...
Buah Asal RI Makin Diminati, Mentan Ungkap Ekspor Manggis Melejit
Produksi Buah Nusantara...
Produksi Buah Nusantara Meningkat, Tapi Belum Mampu Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri
Mangga Food Estate Diyakini...
Mangga Food Estate Diyakini Mampu Bersaing di Pasar Timteng dan Eropa
Harapan dan Tantangan...
Harapan dan Tantangan Penyuluhan Pertanian Masa Kini
Jakarta Selatan dan...
Jakarta Selatan dan Purwakarta Kekurangan Penyuluh Pertanian
Berita Terkini
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
2 menit yang lalu
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
14 menit yang lalu
Ingin Masuk di Pasar...
Ingin Masuk di Pasar Global? Pakar Ungkap Kunci Brand Indonesia Bisa Mendunia
15 menit yang lalu
IHSG Sesi Siang Terjun...
IHSG Sesi Siang Terjun Bebas 1,75% ke 6.204, Transaksi Tembus Rp10,4 Triliun
31 menit yang lalu
HWB Serang Resmi Diluncurkan...
HWB Serang Resmi Diluncurkan Besok , Harga Mulai dari Rp101 Juta
36 menit yang lalu
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
1 jam yang lalu
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved